Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Hudud

Bab: Hukum bagi orang yang murtad

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سِنَانٍ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ رُفَيْعٍ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ رَجُلٌ زَنَى بَعْدَ إِحْصَانٍ فَإِنَّهُ يُرْجَمُ وَرَجُلٌ خَرَجَ مُحَارِبًا لِلَّهِ وَرَسُولِهِ فَإِنَّهُ يُقْتَلُ أَوْ يُصْلَبُ أَوْ يُنْفَى مِنْ الْأَرْضِ أَوْ يَقْتُلُ نَفْسًا فَيُقْتَلُ بِهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Sinan Al bahili[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Thahman[2] dari Abdul Aziz bin Rufai'[3] dari Ubaid bin Umair[4] dari 'Aisyah radliallahu 'anha[5] ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada Ilah -yang berhak disembah- selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah kecuali dengan salah satu dari tiga sebab; orang yang berzina setelah menikah, maka ia harus dirajam; seorang laki-laki yang keluar untuk memerangi Allah dan Rasul-Nya, maka ia harus dibunuh, disalib atau dibuang dari negri terebut. Serta seseorang yang membunuh orang lain maka harus dihukum mati karena membunuh."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Sinan, Al Bahiliy Al 'Aufiy, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Ibrahim bin Thahman bin Syu'bah, Al Khirasaniy Al Makkiy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun , hidup di Himsh, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Abdul 'Aziz bin Rufai', Al Asadiy Ath Tha'ifiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 130 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Ubaid bin 'Umair bin Qatadah bin Sa'id, Al Laitsiy, Abu 'Ashim, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.