Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Fitnah dan peperangan besar

Bab: Larangan membunuh seorang mukmin saat fitnah

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ وَيُونُسَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ الْأَحْنَفِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ
خَرَجْتُ وَأَنَا أُرِيدُ يَعْنِي فِي الْقِتَالِ فَلَقِيَنِي أَبُو بَكْرَةَ فَقَالَ ارْجِعْ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا تَوَاجَهَ الْمُسْلِمَانِ بِسَيْفَيْهِمَا فَالْقَاتِلُ وَالْمَقْتُولُ فِي النَّارِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَذَا الْقَاتِلُ فَمَا بَالُ الْمَقْتُولِ قَالَ إِنَّهُ أَرَادَ قَتْلَ صَاحِبِهِ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُتَوَكِّلِ الْعَسْقَلَانِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ الْحَسَنِ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ مُخْتَصَرًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Kamil[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid[2] dari Ayyub[3] dan Yunus[4] dari Al Hasan[5] dari Al Ahnaf bin Qais[6] ia berkata, "Saat aku keluar -yakni untuk perang-, Abu bakrah[7] menemuiku seraya berkata, "Kembalilah pulang! Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika dua orang muslim saling berhadapan dengan pedang terhunus, maka baik yang membunuh atau yang terbunuh akan masuk neraka." Ia (perawi) berkata, "Jika orang yang membunuh wajar masuk neraka, tapi bagaimana dengan yang terbunuh?" beliau bersabda: "Karena ia juga ingin membunuh saudaranya." Telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnul Mutawakkil Al Asqalani[8] berkata, telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq[9] berkata, telah menceritakan kepada kami Ma'mar[10] dari Ayyub[3] dari Al Hasan[5] dengan sanad dan maknanya secara ringkas.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Fudloil bin Husain bin Thalhah, Al Jahdariy, Abu Kamil, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 237 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Zaid bin Dirham, Abu Isma'il, Al Azraq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Ayyub bin Abi Tamimah Kaysan, As Sikhtiyaniiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Yunus bin 'Ubaid bin Dinar, Al 'Abdiy, Abu 'Ubaid, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 139 H, hidup di Bashrah .
  5. [5] Al Hasan bin Abi Al Hasan Yasar, Al Bashriy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah.
  6. [6] Adl Dlahhaak bin Qais bin Mu'awiyah bin Hushain, At Tamimi As Sa'di, Abu Bahar, Al Ahnaf, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 67 H, hidup di Bashrah, wafat di Kufah.
  7. [7] Nufai' bin Al Harits bin Kildah, Ats Tsaqafiy, Abu Bakrah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 52 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  8. [8] Muhammad bin Al Mutawakkil bin 'Abdur Rahman, Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu 'Abdullah , Ibnu Abi As Sariy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 238 H, hidup di Syam, wafat di Abdasa.
  9. [9] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  10. [10] Ma'mar bin Raosyid, Al Azdiy Al Bashriy, Abu 'Urwah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 154 H, hidup di Yaman.
  11. [11] Ayyub bin Abi Tamimah Kaysan, As Sikhtiyaniiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Bashrah.
  12. [12] Al Hasan bin Abi Al Hasan Yasar, Al Bashriy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah.