Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Pakaian

Bab: Batas sarung

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
سَأَلْتُ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ عَنْ الْإِزَارِ فَقَال عَلَى الْخَبِيرِ سَقَطْتَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِزْرَةُ الْمُسْلِمِ إِلَى نِصْفِ السَّاقِ وَلَا حَرَجَ أَوْ لَا جُنَاحَ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْكَعْبَيْنِ مَا كَانَ أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ فَهُوَ فِي النَّارِ مَنْ جَرَّ إِزَارَهُ بَطَرًا لَمْ يَنْظُرْ اللَّهُ إِلَيْهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah[2] dari Al 'Ala bin 'Abdurrahman[3] dari Bapaknya[4] ia berkata, "Aku bertanya kepada Abu Sa'id Al Khudri[5] tentang kain sarung, lalu ia berkata, "Engkau bertanya kepada orang yang tepat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kain sarung seorang muslim sebatas setengah betis, dan tidak berdosa antara batas setengah betis hingga dua mata kaki. Adapun apa yang ada di bawah kedua mata kaki adalah di neraka. Dan barangsiapa menjulurkan kain sarungnya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hafsh bin 'Umar bin Al Harits bin Sakhbarah, Abu 'Umar, Al Hawdliy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 225 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Al 'Alaa' bin 'Abdur Rahman bin Ya'qub, Abu Syubul, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Abdur Rahman bin Ya'qub, Al Juhaniy, Maula Al Hirqah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  5. [5] Sa'ad bin Malik bin Sinan bin 'Ubaid, Al Khudriy Al Anshariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 74 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.