Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Pakaian

Bab: Warna merah

حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْفٍ الطَّائِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ ابْنُ عَوْفٍ الطَّائِيُّ وَقَرَأْتُ فِي أَصْلِ إِسْمَعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي ضَمْضَمٌ يَعْنِي ابْنَ زُرْعَةَ عَنْ شُرَيْحِ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ عُبَيْدٍ عَنْ حُرَيْثِ بْنِ الْأَبَحِّ السَّلِيحِيِّ أَنَّ امْرَأَةً مِنْ بَنِي أَسَدٍ قَالَتْ
كُنْتُ يَوْمًا عِنْدَ زَيْنَبَ امْرَأَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ نَصْبُغُ ثِيَابًا لَهَا بِمَغْرَةٍ فَبَيْنَا نَحْنُ كَذَلِكَ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا رَأَى الْمَغْرَةَ رَجَعَ فَلَمَّا رَأَتْ ذَلِكَ زَيْنَبُ عَلِمَتْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ كَرِهَ مَا فَعَلَتْ فَأَخَذَتْ فَغَسَلَتْ ثِيَابَهَا وَوَارَتْ كُلَّ حُمْرَةٍ ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجَعَ فَاطَّلَعَ فَلَمَّا لَمْ يَرَ شَيْئًا دَخَلَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Auf Ath Tha`i[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Isma'il[2] berkata, telah menceritakan kepadaku Bapakku[3]. Ibnu Auf Ath Tha`I[4] berkata, "Aku membaca dalam buku Isma'il[5] berkata; telah menceritakan kepadaku Dhamdham[6] -maksudnya Dhamdham bin Zur'ah- dari Syuraih bin Ubaid[7] dari Habib bin Ubaid[8] dari Huraits bin Al Abah As Salihi[9] berkata, " Seorang wanita[10] bani Asad berkata, "Suatu hari aku berada di sisi Zainab isteri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang kami mewarnai baju miliknya dengan lumpur merah. Maka ketika kami sedang melakukan hal itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam muncul di hadapan kami. Dan ketika Zainab melihat hal itu, ia mengetahui bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak menyukai perbuatannya. Maka ia pun mengambil kain bajunya untuk dicuci dan menghilangkan semua warna merah yang ada. Setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang kembali, ketika beliau tidak melihat (warna merah itu lagi), beliau masuk ke dalam rumah."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin 'Auf bin Sufyan, Ath Tha'iy Al Himshiy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 272 H, hidup di Syam.
  2. [2] Muhammad bin Isma'il bin 'Ayyasy bin Sulaim, Al 'Ansiy Al Himshiy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Syam.
  3. [3] Isma'il bin 'Ayyasy bin Sulaim , Al 'Anasiy Al Himshiy, Abu 'Utbah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Syam.
  4. [4] Muhammad bin 'Auf bin Sufyan, Ath Tha'iy Al Himshiy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 272 H, hidup di Syam.
  5. [5] Isma'il bin 'Ayyasy bin Sulaim , Al 'Anasiy Al Himshiy, Abu 'Utbah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Syam.
  6. [6] Dlamdlom bin Zur'ah bin Tsaub, Al Hadlramiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Syam.
  7. [7] Syuraih bin 'Ubaid bin Syuraih, Al Hadllramiy Al Muqra'iy, Abu Ash Shalti, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  8. [8] Habib bin 'Ubaid, Ar Rahabiy, Abu Hafsh, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  9. [9] Huraits bin Al Abahh, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  10. [10] Nama tidak diketahui.