Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Pembebasan budak

Bab: Pendapata yang mengatakan berkenaan dengan hadits tersebut "budak tertsebut harus melunasi sisa pembebasan dirinya"

حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ أَخْبَرَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ ح و حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ وَهَذَا لَفْظُهُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَعْتَقَ شِقْصًا لَهُ أَوْ شَقِيصًا لَهُ فِي مَمْلُوكٍ فَخَلَاصُهُ عَلَيْهِ فِي مَالِهِ إِنْ كَانَ لَهُ مَالٌ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ قُوِّمَ الْعَبْدُ قِيمَةَ عَدْلٍ ثُمَّ اسْتُسْعِيَ لِصَاحِبِهِ فِي قِيمَتِهِ غَيْرَ مَشْقُوقٍ عَلَيْهِ قَالَ أَبُو دَاوُد فِي حَدِيثِهِمَا جَمِيعًا فَاسْتُسْعِيَ غَيْرَ مَشْقُوقٍ عَلَيْهِ وَهَذَا لَفْظُ عَلِيٍّ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ قَالَ أَبُو دَاوُد وَرَوَاهُ رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ عَنْ سَعِيدٍ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ لَمْ يَذْكُرْ السِّعَايَةَ وَرَوَاهُ جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ وَمُوسَى بْنُ خَلَفٍ جَمِيعًا عَنْ قَتَادَةَ بِإِسْنَادِ يَزِيدَ بْنِ زُرَيْعٍ وَمَعْنَاهُ وَذَكَرَا فِيهِ السِّعَايَةَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali[1] telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Zurai'[2]. Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah[3] telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bisyr[4] dan ini adalah lafadznya, dari Sa'id bin Abu 'Arubah[5] dari Qatadah[6] dari An Nadlr bin Anas[7] dari Basyir bin Nuhaik[8] dari Abu Hurairah[9] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa memerdekakan bagiannya dalam diri seorang budak, maka ia berkewajiban membayar sisa harganya dengan harta miliknya jika ia memiliki. Namun jika tidak memiliki harta, maka budak tersebut dinilai dengan nilai pertengahan, kemudian ia diminta (untuk membebaskan diri dengan tebusan) dengan tidak memperberatnya." Abu Daud menyebutkan dalam kedua haditsnya, 'kemudian diminta untuk membebaskan dirinya dengan tidak memperberatnya. ' Dan ini adalah lafadz Ali." Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar[10] telah menceritakan kepada kami Yahya[11], dan Ibnu Abu Adi[12] dari Sa'id[13] dengan sanad dan maknanya." Abu Daud berkata, " Rauh bin 'Ubadah[14] juga meriwayatkannya dari Sa'id bin Abu 'Arubah[5], namun ia tidak menyebutkan lafadz 'berusaha'. Jarir bin Hazim[16] dan Musa bin Khalaf[17] keduanya juga meriwayatkannya dari Qatadah[6] dengan sanad Yazid bin Zurai', seperti makna hadits tersebut, namun dalam hadits tersebut mereka menyebutkan lafadz 'berusaha'."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Nashr bin 'Ali bin Nashr bin Shubhan, Al Azdiy Al Jahdlomiy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 250 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Yazid bin Zurai', Al 'Iysiy, Abu Mu'awiyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 182 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Ali bin 'Abdullah bin Ja'far bin Najih, Al Bashriy, Abu Al Hasan, Ibnu Al Madiniy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Bashrah, wafat di Rashafatu Hisyam.
  4. [4] Muhammad bin Bisyir bin Al Furafashah, Al 'Abdiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  6. [6] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  7. [7] An Nadlir bin Anas bin Malik, Abu Malik, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  8. [8] Basyir bin Nahik, Abu Asy Sya'sya', Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  9. [9] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  10. [10] Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman, Al 'Abdiy, Abu Bakar, Bindar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  11. [11] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  12. [12] Muhammad bin Ibrahim bin Abi 'Adiy, As Sulamiy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 194 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  13. [13] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  14. [14] Rauh bin 'Ubadah bin Al 'Alaa', Al Qaisi, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 205 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  15. [15] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  16. [16] Jarir bin Hazim bin Zaid, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 170 H, hidup di Bashrah.
  17. [17] Musa bin Khalaf, Al 'Ammiy, Abu Khaladf, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Bashrah.
  18. [18] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.