Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Makanan

Bab: Makan bawang

حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا أبُو هِلَالٍ حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ هِلَالٍ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ
أَكَلْتُ ثُومًا فَأَتَيْتُ مُصَلَّى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ سُبِقْتُ بِرَكْعَةٍ فَلَمَّا دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ وَجَدَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رِيحَ الثُّومِ فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ قَالَ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ فَلَا يَقْرَبَنَّا حَتَّى يَذْهَبَ رِيحُهَا أَوْ رِيحُهُ فَلَمَّا قُضِيَتْ الصَّلَاةُ جِئْتُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ لَتُعْطِيَنِّي يَدَكَ قَالَ فَأَدْخَلْتُ يَدَهُ فِي كُمِّ قَمِيصِي إِلَى صَدْرِي فَإِذَا أَنَا مَعْصُوبُ الصَّدْرِ قَالَ إِنَّ لَكَ عُذْرًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farrukh[1] telah menceritakan kepada kami Abu Hilal[2] telah menceritakan kepada kami Humaid bin Hilal[3] dari Abu Burdah[4] dari Al Mughirah bin Syu'bah[5] ia berkata, "Aku pernah makan bawang putih kemudian mendatangi mushalla Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan aku telah ketinggalan satu rakaat. Saat aku masuk masjid Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mencium bau bawang putih, selesai shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Barangsiapa makan sebagian dari pohon ini maka janganlah ia mendekati kami, hingga hilang baunya." Selesai shalat aku datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan aku katakan, "Wahai Rasulullah, demi Allah! Berikanlah tanganmu kepadaku." Aku lalu memasukkan tangan beliau ke dalam lubang pergelangan bajuku hingga menyentuh dadaku. Sementara aku telah mengikat perut bagian dada dengan kain (karena lapar), maka beliau pun bersabda: "Sesungguhnya engkau memiliki udzur."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Syaiban bin Farrukh, Al Habthiy, Abu Muhammad, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 236 H, hidup di Ablah.
  2. [2] Muhammad bin Sulaim , Ar Rasibiy, Abu Hilal, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Humaid bin Hilal bin Hubairah, Al 'Adawi, Abu Nashr, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  4. [4] Amir bin 'Abdullah bin Qais, Al Asy'ariy, Abu Burdah, Ibnu Abi Musa Al Asy'ariy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah.
  5. [5] Al Mughirah bin Syu'bah bin Abi 'Amir, Abu 'Isa, Shahabat, wafat tahun 50 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.