Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Minuman

Bab: Penjelasan tentang bejana minuman

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ عَنْ خَالِدٍ عَنْ عَوْفٍ عَنْ أَبِي الْقَمُوصِ زَيدِ بْنِ عَلِيٍّ حَدَّثَنِي رَجُلٌ كَانَ مِنْ الْوَفْدِ الَّذِينَ وَفَدُوا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عَبْدِ الْقَيْسِ يَحْسَبُ عَوْفٌ أَنَّ اسْمَهُ قَيْسُ بْنُ النُّعْمَانِ فَقَالَ
لَا تَشْرَبُوا فِي نَقِيرٍ وَلَا مُزَفَّتٍ وَلَا دُبَّاءٍ وَلَا حَنْتَمٍ وَاشْرَبُوا فِي الْجِلْدِ الْمُوكَى عَلَيْهِ فَإِنْ اشْتَدَّ فَاكْسِرُوهُ بِالْمَاءِ فَإِنْ أَعْيَاكُمْ فَأَهْرِيقُوهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Wahb bin Baqiyyah[1] dari Khalid[2] dari 'Auf[3] dari Abu Al Qamush Zaid bin Ali[4] telah menceritakan kepadaku seorang laki-laki[5] yang termasuk di antara delegasi yang datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dari Abdul Qais. 'Auf mengira namanya adalah Qais bin An Nu'man. Kemudian beliau bersabda: "Janganlah kalian minum dalam An naqir, Al muzaffat, Ad dubba dan hantam. Minumlah dalam kantung kulit yang terikat kepalanya, kemudian apabila telah mengeras maka stabilkan dengan air, dan apabila membuatmu tidak sadar maka tumpahkanlah!"

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Wahab bin Baqiyyah bin 'Utsman, Al Wasithiy, Abu Muhammad, Wahban, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Hait.
  2. [2] Khalid bin 'Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Yazaid, Abu Al Haitsam, Ath Thahhan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Hait, wafat di Hait.
  3. [3] Auf bin Abi Jamilah, Al 'Abdiy Al Hajriy, Abu Sahal, Al A'rabiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 146 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Zaid bin 'Ali, Al 'Abdiy, Abu Al Qamush, Tabi'in kalangan pertengahan.
  5. [5] Qais bin An Nu'man, Al 'Abdiy, Abu Al Walid, Shahabat, hidup di Kufah.