Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Minuman

Bab: Penjelasan tentang bejana minuman

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ عَنْ نُوحِ بْنِ قَيْسٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِوَفْدِ عَبْدِ الْقَيْسِ أَنْهَاكُمْ عَنْ النَّقِيرِ وَالْمُقَيَّرِ وَالْحَنْتَمِ وَالدُّبَّاءِ وَالْمُزَادَةِ الْمَجْبُوبَةِ وَلَكِنْ اشْرَبْ فِي سِقَائِكَ وَأَوْكِهْ
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَبَانُ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ عِكْرِمَةَ وَسَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ فِي قِصَّةِ وَفْدِ عَبْدِ الْقَيْسِ قَالُوا فِيمَ نَشْرَبُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْكُمْ بِأَسْقِيَةِ الْأَدَمِ الَّتِي يُلَاثُ عَلَى أَفْوَاهِهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Wahb bin Baqiyyah[1] dari Nuh bin Qais[2] telah menceritakan kepada kami Abdullah bin 'Aun[3] dari Muhammad bin Sirin[4] dari Abu Hurairah[5] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada delegasi Abdul Qais: "Aku melarang kalian dari An naqir, Al muqayyar, Al hantam, Ad dubba`dan Al Muzaffat. Akan tetapi minumlah pada tempat air minum kalian, dan ikatlah dengan tali!" Telah menceritakan kepada kami Muslim bin Ibrahim[6] telah menceritakan kepada kami Aban[7] telah menceritakan kepada kami Qatadah[8] dari Ikrimah[9] dan Sa'id bin Al Musayyab[10] dari Ibnu Abbas[11] mengenai kisah delegasi Abdul Qais. Mereka berkata, "Pada apakah kami boleh minum wahai Nabi Allah? Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hendaknya kalian minum dari tempat minum dari kulit yang ditutup dan diikat dengan tali pada bagian mulutnya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Wahab bin Baqiyyah bin 'Utsman, Al Wasithiy, Abu Muhammad, Wahban, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Hait.
  2. [2] Nuh bin Qais bin Rabah, Al Azdiy Al Huddaniy, Abu Rauh, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 183 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Abdullah bin 'Aun bin Arthaban, Al Muzaniy Al Kharaz, Abu 'Aun, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] "Muhammad bin Sirin, maula Anas bin Malik", Al Anshariy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  5. [5] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Muslim bin Ibrahim, Al Azdiy Al Farahidiy, Abu 'Amru, Asy Syahham, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 222 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  7. [7] Aban bin Yazid, Al 'Aththar, Abu Yazid, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah.
  8. [8] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  9. [9] "Ikrimah, maula Ibnu 'Abbas", Al Barburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.
  10. [10] Sa'id bin Al Musayyab bin Hazan bin Abi Wahab bin 'Amru, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  11. [11] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.