Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Shalat dengan kain yang dikenakan saat menggauli isteri

حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ الْمِصْرِيُّ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ سُوَيْدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ حُدَيْجٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ
أَنَّهُ سَأَلَ أُخْتَهُ أُمَّ حَبِيبَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّ فِي الثَّوْبِ الَّذِي يُجَامِعُهَا فِيهِ فَقَالَتْ نَعَمْ إِذَا لَمْ يَرَ فِيهِ أَذًى

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Isa bin Hammad Al Mishri[1] telah mengabarkan kepada kami Al Laits[2] dari Yazid bin Abu Habib[3] dari Suwaid bin Qais[4] dari Mu'awiyah bin Hudaij[5] dari Mu'awiyah bin Abu Sufyan[6] bahwasanya dia pernah bertanya kepada saudara perempuannya, yaitu Ummu Habibah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat dengan memakai pakaian yang dipakai sewaktu beliau berhubungan dengannya? Maka Ummu Habibah[7] menjawab; Ya, kalau beliau tidak melihat ada kotoran (najisnya).

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Isa bin Hammad bin Muslim, At Tajibiy, Abu Musa, Zughbah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Maru.
  2. [2] Laits bin Sa'ad bin 'Abdur Rahman, Al Fahmiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 175 H, hidup di Maru.
  3. [3] Yazid bin Abi Habib Suwaid, Al Azdiy, Abu Raja', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 128 H, hidup di Maru.
  4. [4] Suwaid bin Qais, At Tajibiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Maru.
  5. [5] Mu'awiyah bin Hudaij bin Jufnah, At Tajibiy Al Kindiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 52 H, hidup di Maru.
  6. [6] Mu'awiyah bin Abi Sufyan Shakhr bin Harb bin Umayyah, Al Qurasyiy Al Umawiy, Shahabat, wafat tahun 60 H, hidup di Syam.
  7. [7] Ramlah binti Abi Sufyan Shakhr bin Harb bin Umayah, Ummu Habibah, Ummu Al Mu'minion, Shahabiyah, wafat tahun 49 H, hidup di Madinah.