Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jual beli

Bab: Orang yang merusak sesuatu harus memberi ganti yang semisal dengannya

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ عِنْدَ بَعْضِ نِسَائِهِ فَأَرْسَلَتْ إِحْدَى أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِينَ مَعَ خَادِمِهَا قَصْعَةً فِيهَا طَعَامٌ قَالَ فَضَرَبَتْ بِيَدِهَا فَكَسَرَتْ الْقَصْعَةَ قَالَ ابْنُ الْمُثَنَّى فَأَخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكِسْرَتَيْنِ فَضَمَّ إِحْدَاهُمَا إِلَى الْأُخْرَى فَجَعَلَ يَجْمَعُ فِيهَا الطَّعَامَ وَيَقُولُ غَارَتْ أُمُّكُمْ زَادَ ابْنُ الْمُثَنَّى كُلُوا فَأَكَلُوا حَتَّى جَاءَتْ قَصْعَتُهَا الَّتِي فِي بَيْتِهَا ثُمَّ رَجَعْنَا إِلَى لَفْظِ حَدِيثِ مُسَدَّدٍ قَالَ كُلُوا وَحَبَسَ الرَّسُولَ وَالْقَصْعَةَ حَتَّى فَرَغُوا فَدَفَعَ الْقَصْعَةَ الصَّحِيحَةَ إِلَى الرَّسُولِ وَحَبَسَ الْمَكْسُورَةَ فِي بَيْتِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musaddad[1] telah menceritakan kepada kami Yahya[2]. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna[3] telah menceritakan kepada kami Khalid[4] dari Humaid[5] dari Anas[6] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berada di rumah sebagian isterinya, kemudian salah seorang Ummul mukminin menyuruh pelayannya mengirimkan sebuah nampan yang berisi makanan." Anas berkata, "Kemudian isteri beliau memukul nampan tersebut dengan tangannya hingga pecah." Ibnu Al Mutsanna menyebutkan, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengambil dua pecahan tersebut dan menggabungkan sebagian dengan yang lainnya, kemudian mengembalikan makanan pada tempatnya (semula) seraya berkata: "Ibu kalian sedang cemburu." Ibnu Al Mutsanna menambahkan, "Makanlah." Kemudian mereka makan hingga datang nampan yang ada di rumah isteri beliau tersebut. Kemudian kita kembali kepada lafazh hadits Musaddad, beliau bersabda: "Makanlah!" Dan beliau menahan utusan dan nampan tersebut hingga mereka selesai lalu beliau menyerahkan nampan yang tidak pecah kepada utusan tersebut, dan beliau menahan nampan yang pecah di rumahnya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Muhammad bin Al Mutsannaa bin 'Ubaid, Al 'Anaziy, Abu Musa, Az Zaman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Khalid bin Al Harits, Abu 'Utsman, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 186 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  5. [5] Humaid bin Abi Humaid, Abu 'Uibaidah, Ath Thawil, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 142 H, hidup di Bashrah.
  6. [6] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.