Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jual beli

Bab: Perkataan seseorang saat jual beli "tidak ada tipuan"

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأُرُزِّيُّ وَإِبْرَاهِيمُ بْنُ خَالِدٍ أَبُو ثَوْرٍ الْكَلْبِيُّ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ مُحَمَّدٌ عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَطَاءٍ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ
أَنَّ رَجُلًا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَبْتَاعُ وَفِي عُقْدَتِهِ ضَعْفٌ فَأَتَى أَهْلُهُ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا يَا نَبِيَّ اللَّهِ احْجُرْ عَلَى فُلَانٍ فَإِنَّهُ يَبْتَاعُ وَفِي عُقْدَتِهِ ضَعْفٌ فَدَعَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَهَاهُ عَنْ الْبَيْعِ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنِّي لَا أَصْبِرُ عَنْ الْبَيْعِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كُنْتَ غَيْرَ تَارِكٍ الْبَيْعَ فَقُلْ هَاءَ وَهَاءَ وَلَا خِلَابَةَ
قَالَ أَبُو ثَوْرٍ عَنْ سَعِيدٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah Al Aruzzi[1] dan Ibrahim bin Khalid Abu Tsaur Al Kalbi[2] secara makna, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab[3], Muhammad Abdul Wahhab bin 'Atha berkata; telah mengabarkan kepada kami Sa'id[4] dari Qatadah[5] dari Anas bin Malik[6] bahwa pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ada seorang laki-laki membeli sesuatu sementara dia adalah seorang yang akalnya lemah. Kemudian keluarganya datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata, "Wahai Nabi Allah, batalkanlah jual belinya, sebab ia melakukan transaksi jual beli padahal akalnya lemah." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian memanggil dan melarangnya melakukan berjual beli. Lalu ia berkata; wahai Nabi Allah, sesungguhnya aku tidak bisa bersabar untuk berjual beli. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila engkau tidak dapat meninggalkan jual beli, maka lakukanlah dengan kontan dan tidak ada penipuan." Abu Tsaur[7] menyebutkan dari Sa'id[4]."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin 'Abdullah , Ar Ruzziy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 231 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Ibrahim bin Khalid bin Abi Al Yaman, Al Kalbiy, Abu Tsaur, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Baghdad.
  3. [3] Abdul Wahhab bin 'Atha', Abu Nashr, Al Khaffaf, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 204 H, hidup di Bashrah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  6. [6] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.
  7. [7] Ibrahim bin Khalid bin Abi Al Yaman, Al Kalbiy, Abu Tsaur, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Baghdad.
  8. [8] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.