Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jual beli

Bab: Penjelasan tentang harga khamer dan bangkai

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ
أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَامَ الْفَتْحِ وَهُوَ بِمَكَّةَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ بَيْعَ الْخَمْرِ وَالْمَيْتَةَ وَالْخِنْزِيرَ وَالْأَصْنَامَ فَقِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ شُحُومَ الْمَيْتَةِ فَإِنَّهُ يُطْلَى بِهَا السُّفُنُ وَيُدْهَنُ بِهَا الْجُلُودُ وَيَسْتَصْبِحُ بِهَا النَّاسُ فَقَالَ لَا هُوَ حَرَامٌ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ قَاتَلَ اللَّهُ الْيَهُودَ إِنَّ اللَّهَ لَمَّا حَرَّمَ عَلَيْهِمْ شُحُومَهَا أَجْمَلُوهُ ثُمَّ بَاعُوهُ فَأَكَلُوا ثَمَنَهُ
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ قَالَ كَتَبَ إِلَيَّ عَطَاءٌ عَنْ جَابِرٍ نَحْوَهُ لَمْ يَقُلْ هُوَ حَرَامٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id[1] telah menceritakan kepada kami Al Laits[2] dari Yazid bin Abu Habib[3] dari 'Atha bin Abu Rabah[4] dari Jabir bin Abdullah[5] bahwa saat ia sedang berada di Makkah ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada saat penaklukan Makkah: "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan penjualan arak, bangkai, babi, serta berhala." Kemudian beliau ditanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda tentang lemak bangkai, sesungguhnya lemak biasa digunakan untuk mengecat perahu, meminyaki kulit dan menyalakan lampu?" Beliau bersabda: "Tidak boleh, karena ia adalah haram." Beliau menambahkan: "Semoga Allah memerangi orang-orang Yahudi, ketika Allah mengharamkan lemak, mereka mencairkannya kemudian menjualnya dan memakan hasil penjualannya." Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar[6] telah menceritakan kepada kami Abu 'Ashim[7] dari Abdul Hamid bin Ja'far[8] dari Yazid bin Abu Habib[3] ia berkata, " 'Atha[10] menulis surat kepadaku dari Jabir[11] seperti itu, namun ia tidak menyebutkan bahwa lemak adalah haram."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah , Ats Tsaqafiy Al Baghlaniy, Abu Raja', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Laits bin Sa'ad bin 'Abdur Rahman, Al Fahmiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 175 H, hidup di Maru.
  3. [3] Yazid bin Abi Habib Suwaid, Al Azdiy, Abu Raja', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 128 H, hidup di Maru.
  4. [4] Atha' bin Abi Rabbah Aslam, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman, Al 'Abdiy, Abu Bakar, Bindar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  7. [7] Adl Dlahhaak bin Makhlad bin Adl Dlahhaak bin Muslim, Abu 'Ashim, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 212 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  8. [8] Abdul Hamid bin Ja'far bin 'Abdullah bin Al Hakam, Al Anshariy Al Ausiy, Abu Al Fadlol, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 153 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  9. [9] Yazid bin Abi Habib Suwaid, Al Azdiy, Abu Raja', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 128 H, hidup di Maru.
  10. [10] Atha' bin Abi Rabbah Aslam, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  11. [11] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.