Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Lelaki masuk islam kemudian diperintahkan untuk mandi

حَدَّثَنَا مَخْلَدُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أُخْبِرْتُ عَنْ عُثَيْمِ بْنِ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ
أَنَّهُ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ قَدْ أَسْلَمْتُ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلْقِ عَنْكَ شَعْرَ الْكُفْرِ يَقُولُ احْلِقْ
قَالَ و أَخْبَرَنِي آخَرُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِآخَرَ مَعَهُ أَلْقِ عَنْكَ شَعْرَ الْكُفْرِ وَاخْتَتِنْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Makhlad bin Khalid[1] telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq[2] telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij[3] dia berkata; Telah dikabarkan kepadaku[4] dari 'Utsaim bin Kulaib[5] dari Ayahnya[6] dari kakeknya[7] bahwasanya dia pernah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata; Saya masuk Islam. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Buanglah rambut kafirmu". Maksudnya beliau bersabda: "Cukurlah". Dan perawi lain telah mengabarkan kepadaku bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada orang lain yang bersamanya: "Cukurlah rambut kafirmu dan berkhitanlah".

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Makhlad bin Khalid bin Yazid, Asy Sya'iriy Al 'Asqalaniy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Thabariyah.
  2. [2] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  3. [3] Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij, Al Umawiy, Abu Al Walid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Nama tidak diketahui.
  5. [5] Utsman bin Katsir bin Kulaib, Al Hadlramiy Al Juhaniy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Hijaz.
  6. [6] Katsir bin Kulaib, Al Hadlramiy Al Juhaniy, Tabi'in kalangan tua.
  7. [7] Kulaib, Al Juhaniy, Shahabat.