Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jual beli

Bab: Penjelasan tentang ja`ihah (kerusakan pada buah)

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْمَهْرِيُّ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عُثْمَانُ بْنُ الْحَكَمِ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ قَالَ
الْجَوَائِحُ كُلُّ ظَاهِرٍ مُفْسِدٍ مِنْ مَطَرٍ أَوْ بَرَدٍ أَوْ جَرَادٍ أَوْ رِيحٍ أَوْ حَرِيقٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Daud Al Mahri[1] telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb[2] telah mengabarkan kepadaku Utsman bin Al Hakam[3] dari Ibnu Juraij[4] dari 'Atha[5] ia berkata, "Jaihah adalah setiap fenomena yang merusak, berupa hujan, musim dingin, belalang atau angin atau kebakaran."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Sulaiman bin Daud bin Hammad bin Sa'ad, Al Mahri, Abu Ar Rabi', Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 253 H, hidup di Maru.
  2. [2] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  3. [3] Utsman bin Al Hakam, Al Judzamiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 163 H, hidup di Maru.
  4. [4] Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij, Al Umawiy, Abu Al Walid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Atha' bin Abi Rabbah Aslam, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.