Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jual beli

Bab: Hiasan pedang dijual dengan dirham

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي شُجَاعٍ سَعِيدِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ حَنَشٍ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ فَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ
اشْتَرَيْتُ يَوْمَ خَيْبَرَ قِلَادَةً بِاثْنَيْ عَشَرَ دِينَارًا فِيهَا ذَهَبٌ وَخَرَزٌ فَفَصَّلْتُهَا فَوَجَدْتُ فِيهَا أَكْثَرَ مِنْ اثْنَيْ عَشَرَ دِينَارًا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَا تُبَاعُ حَتَّى تُفَصَّلَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Quaibah bin Sa'id[1], telah menceritakan kepada kami Al Laits[2] dari Abu Syuja' Sa'id bin Yazid?[3] dari Khalid bin Abu Imran[4], dari Hanasy Ash Shan'ani[5], dari Fadhalah bin 'Ubaid[6], ia berkata; pada saat perang Khaibar, aku membeli kalung dengan harga dua belas dinar, padanya terdapat emas dan manik-manik. Kemudian aku memisahkannya dan aku dapatkan padanya lebih dari dua belas dinar. Kemudian aku sebutkan hal tersebut kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau berkata: "Tidak boleh dijual hingga dipisahkan (antara emas dan manik-manik tersebut)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah , Ats Tsaqafiy Al Baghlaniy, Abu Raja', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Laits bin Sa'ad bin 'Abdur Rahman, Al Fahmiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 175 H, hidup di Maru.
  3. [3] Sa'id bin Yazid, Al Humairiy Al Qutbaniy, Abu Syuja', Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 154 H, hidup di Maru, wafat di Iskandariyah.
  4. [4] Khalid bin Abi 'Imran, Abu 'Umar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 129 H, hidup di Tunis, wafat di Ifriqiyah.
  5. [5] Hanasy bin 'Abdullah , Abu Rusydain, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 100 H, hidup di Ifriqiyah, wafat di Ifriqiyah.
  6. [6] Fadlolah bin 'Ubaid bin Nafidz, Al Anshariy Al Ausiy, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Syam.