Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Sumpah dan nadzar

Bab: Sumpah untuk memutuskan hubungan silaturahmi

حَدَّثَنَا الْمُنْذِرُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ الْأَخْنَسِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نَذْرَ وَلَا يَمِينَ فِيمَا لَا يَمْلِكُ ابْنُ آدَمَ وَلَا فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ وَلَا فِي قَطِيعَةِ رَحِمٍ وَمَنْ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ فَرَأَى غَيْرَهَا خَيْرًا مِنْهَا فَلْيَدَعْهَا وَلْيَأْتِ الَّذِي هُوَ خَيْرٌ فَإِنَّ تَرْكَهَا كَفَّارَتُهَا
قَالَ أَبُو دَاوُد الْأَحَادِيثُ كُلُّهَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلْيُكَفِّرْ عَنْ يَمِينِهِ إِلَّا فِيمَا لَا يَعْبَأُ بِهِ قَالَ أَبُو دَاوُد قُلْتُ لِأَحْمَدَ رَوَى يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ فَقَالَ تَرَكَهُ بَعْدَ ذَلِكَ وَكَانَ أَهْلًا لِذَلِكَ قَالَ أَحْمَدُ أَحَادِيثُهُ مَنَاكِيرُ وَأَبُوهُ لَا يُعْرَفُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Al Mundzir bin Al Walid[1], telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Bakr[2], telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin Al Akhnas[3], dari 'Amr bin Syu'aib[4] dari ayahnya[5] dari kakeknya[6], Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak boleh ada nadzar dan sumpah dalam perkara yang tidak dimiliki anak Adam, dan dalam bermaksiat kepada Allah, serta dalam memutuskan hubungan kekerabatan. Barangsiapa yang bersumpah kemudian melihat yang lainnya lebih baik darinya, maka hendaknya ia meninggalkannya dan melakukan yang lebih baik darinya, maka sesungguhnya meninggalkannya adalah kafarah baginya." Abu Daud berkata; seluruh hadits tersebut berasal dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: hendaknya ia membayar kafarah untuk sumpahnya kecuali dalam perkara yang tidak dipedulikan." Abu Daud berkata; aku katakan kepada Ahmad, Yahya bin Sa'id telah meriwayatkan dari Yahya bin 'Ubaidullah. Kemudian ia berkata; ia meninggalkannya setelah itu, dan ia adalah orang yang ahli untuk itu. Ahmad berkata; hadits-haditsnya adalah hadits-hadits yang munkar, dan ayahnya tidak dikenal.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Mundzir bin Al Walid bin 'Abdur Rahman, Abu Al 'Abbas, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdullah bin Bakar bin Habib, As Sahmiy Al Bahiliy, Abu Wahab, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 208 H, hidup di Bashrah, wafat di Baghdad.
  3. [3] Ubaidullah bin Al Akhnas, An Nakha'iy, Abu Malik, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Kufah.
  4. [4] Amru bin Syu'aib bin Muhammad bin 'Abdullah bin 'Amru , Al Qurasyiy As Sahmiy, Abu Ibrahim, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 118 H, hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Syu'aib bin 'Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash, Al Qurasyiy As Sahmiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Hijaz.
  6. [6] Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il, As Sahmiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Maru, wafat di Tha'if.