Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Sumpah dan nadzar

Bab: Sumpah untuk memutuskan hubungan silaturahmi

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الضَّبِّيُّ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نَذْرَ إِلَّا فِيمَا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ وَلَا يَمِينَ فِي قَطِيعَةِ رَحِمٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin 'Abdah Adh Dhabbi[1], telah menceritakan kepada kami Al Mughirah bin Abdurrahman[2], telah menceritakan kepadaku Abu Abdurrahman[3] dari 'Amr bin Syu'aib[4], dari ayahnya[5], dari kakeknya[6], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak boleh ada nadzar kecuali pada sesuatu yang diharapkan padanya wajah Allah, dan tidak boleh ada sumpah dalam memutuskan hubungan kekerabatan."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin 'Abdah bin Musa, Adl Dlabbiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 245 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Al Mughirah bin 'Abdur Rahman bin Al Harits, Abu Hisyam, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 186 H, hidup di Madinah.
  3. [3] Abdur Rahman bin Al Harits bin 'Abdullah , Al Makhzumiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 143 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Amru bin Syu'aib bin Muhammad bin 'Abdullah bin 'Amru , Al Qurasyiy As Sahmiy, Abu Ibrahim, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 118 H, hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Syu'aib bin 'Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash, Al Qurasyiy As Sahmiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Hijaz.
  6. [6] Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il, As Sahmiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Maru, wafat di Tha'if.