Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Sumpah dan nadzar

Bab: Sumpah untuk memutuskan hubungan silaturahmi

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمِنْهَالِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا حَبِيبٌ الْمُعَلِّمُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ
أَنَّ أَخَوَيْنِ مِنْ الْأَنْصَارِ كَانَ بَيْنَهُمَا مِيرَاثٌ فَسَأَلَ أَحَدُهُمَا صَاحِبَهُ الْقِسْمَةَ فَقَالَ إِنْ عُدْتَ تَسْأَلُنِي عَنْ الْقِسْمَةِ فَكُلُّ مَالٍ لِي فِي رِتَاجِ الْكَعْبَةِ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ إِنَّ الْكَعْبَةَ غَنِيَّةٌ عَنْ مَالِكَ كَفِّرْ عَنْ يَمِينِكَ وَكَلِّمْ أَخَاكَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَمِينَ عَلَيْكَ وَلَا نَذْرَ فِي مَعْصِيَةِ الرَّبِّ وَفِي قَطِيعَةِ الرَّحِمِ وَفِيمَا لَا تَمْلِكُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Minhal[1], telah menceritakan kepada kami Yazid? bin Zurai'[2], telah menceritakan kepada kami Habib Al Mu'allim[3] dari 'Amr bin Syu'aib[4] dari Sa'id bin Al Musayyab[5] bahwa dua orang bersaudara dari kalangan anshar, diantara mereka terdapat warisan. Kemudian salah seorang diantara mereka meminta pembagian kepada saudaranya tersebut. Kemudian ia berkata; apabila engkau kembali meminta pembagian kepadaku maka seluruh hartaku ada di pintu Ka'bah. Kemudian Umar[6] berkata; kepadanya; sesungguhnya Ka'bah tidak butuh kepada hartamu. Bayarlah kafarah sumpahmu, dan berbicaralah dengan saudaramu. Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Tidak boleh ada sumpah atas dirimu, tidak boleh ada nadzardalam bermaksiat kepada Tuhan (Allah), dan dalam memutuskan hubungan kekerabatan, serta dalam perkara yang tidak engkau mampu."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Al Minhal, At Tamimiy Al Mujasyi'iy, Abu 'Abdullah , Adl Dlurair, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 231 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Yazid bin Zurai', Al 'Iysiy, Abu Mu'awiyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 182 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Habib bin Qaribah, Abu Muhammad, Al Mu'allim, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 130 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Amru bin Syu'aib bin Muhammad bin 'Abdullah bin 'Amru , Al Qurasyiy As Sahmiy, Abu Ibrahim, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 118 H, hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Sa'id bin Al Musayyab bin Hazan bin Abi Wahab bin 'Amru, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.