Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jenazah

Bab: Menguburkan mayit saat terbit dan terbenamnya matahari

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَ
ثَلَاثُ سَاعَاتٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَانَا أَنْ نُصَلِّيَ فِيهِنَّ أَوْ نَقْبُرَ فِيهِنَّ مَوْتَانَا حِينَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ بَازِغَةً حَتَّى تَرْتَفِعَ وَحِينَ يَقُومُ قَائِمُ الظَّهِيرَةِ حَتَّى تَمِيلَ وَحِينَ تَضَيَّفُ الشَّمْسُ لِلْغُرُوبِ حَتَّى تَغْرُبَ أَوْ كَمَا قَالَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah?[1], telah menceritakan kepada kami Waki'[2], telah menceritakan kepada kami Musa bin Ali bin Rabah[3], ia berkata; saya mendengar ayahku[4] menceritakan bahwa ia mendengar 'Uqbah bin 'Amir[5] berkata; ada tiga waktu dimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang kami untuk melakukan shalat atau mengkuburkan jenazah, yaitu; ketika matahari terbit hingga meninggi, ketika matahari tepat di atas kepala hingga bergeser (bergelincir), dan ketika matahari condong untuk tenggelam hingga matahari tenggelam. Atau sebagaimana yang beliau sabdakan.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  3. [3] Musa bin 'Ali bin Rabah, Al Lakhmiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 163 H, hidup di Maru, wafat di Iskandariyah.
  4. [4] Ali bin Rabbah bin Qumair, Al Lakhmiy, Abu 'Abdullah , Ali, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Maru , wafat di Afriqiyah.
  5. [5] Uqbah bin 'Amir bin 'Abs, Al Juhaniy, Abu Hammad, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Maru, wafat di Maqthum.