Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jenazah

Bab: Keutamaan menshalati dan mengantarkan jenazah

حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ شُجَاعٍ السَّكُونِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي أَبُو صَخْرٍ عَنْ شَرِيكِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي نَمِرٍ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلَى جَنَازَتِهِ أَرْبَعُونَ رَجُلًا لَا يُشْرِكُونَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا شُفِّعُوا فِيهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Syuja'As Sakuni[1], telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb[2], telah mengabarkan kepadaku Abu Shakhr[3] dari Syarik bin Abdullah bin Abu Namir[4] dari Kuraib[5] dari Ibnu Abbas[6], ia berkata; saya mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang muslim meninggal dunia, kemudian terdapat empat puluh orang yang tidak mensekutukan Allah dengan sesuatupun berdiri untuk menshalatkan jenazahnya melainkan diterima syafa'at mereka untuknya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Walid bin Syuja' bin Al Walid, Abu Hammam, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 243 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  3. [3] Humaid bin Ziyad, Abu Shakhr, Shahibu Al 'Iba', Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 189 H, hidup di Maru.
  4. [4] Syarik bin 'Abdullah bin Abi Namir, Al Laitsiy , Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 144 H, hidup di Madinah.
  5. [5] "Kuraib bin Abi Muslim, maula Ibnu 'Abbas", Al Hasyimiy, Abu Rusydain, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 98 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.