Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jenazah

Bab: Penjelasan tentang talqin

حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ الْمِسْمَعِيُّ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنِي صَالِحُ بْنُ أَبِي عَرِيبٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Malik bin Abdul Wahid Al Misma'i[1], telah menceritakan kepada kami Adh Dhahhak bin Makhlad[2], telah menceritakan kepada kami Abdul Hamid bin Ja'far[3], telah menceritakan kepadaku Shalih bin Abu 'Arib[4] dari Katsir bin Murrah[5] dari Mu'adz bin Jabal[6], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang akhir perkataannya (sebelum meninggal dunia) 'LAA ILAAHA ILLALLAAH" maka ia akan masuk surga."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Malik bin 'Abdul Wahid, Al Misma'iy, Abu Ghassan, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 230 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Adl Dlahhaak bin Makhlad bin Adl Dlahhaak bin Muslim, Abu 'Ashim, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 212 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Abdul Hamid bin Ja'far bin 'Abdullah bin Al Hakam, Al Anshariy Al Ausiy, Abu Al Fadlol, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 153 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Shalih bin Abi 'Arib, Al Hadlramiy Al Mishriy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Syam.
  5. [5] Katsir bin Murrah, Al Hadlormiy Ar Ruhawiy, Abu Syajarah, Tabi'in kalangan tua, hidup di Syam.
  6. [6] Mu'adz bin Jabal bin 'Amru bin Aus, Al Anshariy Al Khazrajiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 18 H, hidup di Syam, wafat di Syam.