Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jenazah

Bab: Keutamaan menjenguk setelah wudlu

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَوْفٍ الطَّائِيُّ حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ رَوْحِ بْنِ خُلَيْدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ دَلْهَمٍ الْوَاسِطِيُّ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ وَعَادَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مُحْتَسِبًا بُوعِدَ مِنْ جَهَنَّمَ مَسِيرَةَ سَبْعِينَ خَرِيفًا
قُلْتُ يَا أَبَا حَمْزَةَ وَمَا الْخَرِيفُ قَالَ الْعَامُ قَالَ أَبُو دَاوُد وَالَّذِي تَفَرَّدَ بِهِ الْبَصْرِيُّونَ مِنْهُ الْعِيَادَةُ وَهُوَ مُتَوَضِّئٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Auf Ath Thai[1], telah menceritakan kepada kami Ar Rabi' bin Rauh bin Khulaid[2], telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Khalid[3], telah menceritakan kepada kami Al Fadhl bin Dalham Al Wasithi[4], dari Tsabit Al Bunani[5] dari Anas bin Malik[6] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang berwudhu kemudian memperbaiki wudhunya dan menjenguk saudaranya yang muslim dengan mengharapkan pahala maka ia akan dijauhkan dari Jahannam sejauh perjalanan tujuh puluh kharif." Aku katakan; wahai Abu Hamzah, apakah kharif itu? Ia berkata; tahun. Abu Daud berkata; yang hanya diriwayatkan oleh orang-orang Bashrah adalah kata; menjenguk dalam keadaan berwudhu.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin 'Auf bin Sufyan, Ath Tha'iy Al Himshiy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 272 H, hidup di Syam.
  2. [2] Ar Rabi' bin Rauh bin Khulaid, Abu Rauh, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  3. [3] Muhammad bin Khalid bin Muhammad, Al Kindiy Al Wahbiy, Abu Yahya, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Syam.
  4. [4] Al Fadlol bin Dalham, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  5. [5] Tsabit bin Aslam, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Bashrah.
  6. [6] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.