Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Pajak, kepemimpinan dan fai

Bab: Pembagian tanah

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ حَدَّثَتْنِي أُمُّ جَنُوبٍ بِنْتُ نُمَيْلَةَ عَنْ أُمِّهَا سُوَيْدَةَ بِنْتِ جَابِرٍ عَنْ أُمِّهَا عَقِيلَةَ بِنْتِ أَسْمَرَ بْنِ مُضَرِّسٍ عَنْ أَبِيهَا أَسْمَرَ بْنِ مُضَرِّسٍ قَالَ
أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَايَعْتُهُ فَقَالَ مَنْ سَبَقَ إِلَى مَاءٍ لَمْ يَسْبِقْهُ إِلَيْهِ مُسْلِمٌ فَهُوَ لَهُ قَالَ فَخَرَجَ النَّاسُ يَتَعَادَوْنَ يَتَخَاطُّونَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar[1], telah menceritakan kepadaku Abdul Hamid bin Abdul Wahid[2] telah menceritakan kepadaku ummu Janub ninti Numailah[3] dari Ibunya yaitu Suadah binti Jabir[4], dari Ibunya yaitu 'Aqilah binti Asmar bin Mudharris[5] dari ayahnya yaitu Asmar bin Mudharris[6] ia berkata; aku datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian kami membai'atnya. Kemudian beliau berkata: "Barang siapa mendahului menuju sebuah mata air yang belum di dahului seorang muslimpun, maka air tersebut adalah miliiknya." Ia berkata; kemudian orang-orang saling mendahului.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman, Al 'Abdiy, Abu Bakar, Bindar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdul Hamid bin 'Abdul Wahid, Al Ghanawiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Bashrah.
  3. [3] Ummu Jundab binti Numailah, Ummu Jundab, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua.
  4. [4] Suwaidah binti Jabir , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat).
  5. [5] Aqilah binti Asmar bin Mudlorris, Tabi'in kalangan biasa.
  6. [6] Asmar bin Mudlorris, Ath Tha'iy, Shahabat.