Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Pendapat "mandi setiap akan shalat"

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ مُحَمَّدٍ يَعْنِي بْنَ عَمْرٍو حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ أَبِي حُبَيْشٍ
أَنَّهَا كَانَتْ تُسْتَحَاضُ فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ دَمُ الْحَيْضِ فَإِنَّهُ دَمٌ أَسْوَدُ يُعْرَفُ فَإِذَا كَانَ ذَلِكَ فَأَمْسِكِي عَنْ الصَّلَاةِ فَإِذَا كَانَ الْآخَرُ فَتَوَضَّئِي وَصَلِّي
قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ ابْنُ الْمُثَنَّى وَحَدَّثَنَا بِهِ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ حِفْظًا فَقَالَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ فَاطِمَةَ قَالَ أَبُو دَاوُد وَرُوِيَ عَنْ الْعَلَاءِ بْنِ الْمُسَيَّبِ وَشُعْبَةَ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ قَالَ الْعَلَاءُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَوْقَفَهُ شُعْبَةُ عَلَى أَبِي جَعْفَرٍ تَوَضَّأُ لِكُلِّ صَلَاةٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al-Mutsanna[1] telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Adi[2] dari Muhammad bin Amru[3] telah menceritakan kepadaku Ibnu Syihab[4] dari Urwah bin Az-Zubair[5] dari Fathimah binti Abi Hubaisy[6] bahwasanya dia pernah mustahadlah, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepadanya: "Apabila darah haidl maka darah itu berwarna hitam, sebagaimana yang diketahui (oleh wanita). Apabila darah itu ternyata demikian, maka tinggalkanlah shalat. Apabila darah itu berwarna lain, maka berwudhulah dan shalatlah". Abu Dawud berkata; Ibnu Al-Mutsanna[7] berkata; Telah menceritakan kepada kami dengannya Ibnu Abi Adi[2] secara hafalan, dia berkata; Dari Urwah[9] dari Aisyah[10] bahwasanya Fathimah. Abu Dawud berkata; Dan diriwayatkan dari Al-'Ala`bin Al-Musayyab[11] dan Syu'bah[12] dari Al-Hakam[13] dari Abu Ja'far[14]. berkata Al-'Ala' dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan dimauqufkan oleh Syu'bah pada Abu Ja'far; Hendaklah berwudhu untuk setiap kali shalat.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Al Mutsannaa bin 'Ubaid, Al 'Anaziy, Abu Musa, Az Zaman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Muhammad bin Ibrahim bin Abi 'Adiy, As Sulamiy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 194 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Muhammad bin 'Amru bin Halhalah, Ad Diyliy, Shahabat.
  4. [4] Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 124 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad bin 'Abdul 'Izzi bin Qu, Al Asadiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Fathimah binti Abi Khubaisy, Al Asadiyyah, Ummu Muhammad, Shahabat, hidup di Madinah.
  7. [7] Muhammad bin Al Mutsannaa bin 'Ubaid, Al 'Anaziy, Abu Musa, Az Zaman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  8. [8] Muhammad bin Ibrahim bin Abi 'Adiy, As Sulamiy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 194 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  9. [9] Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad bin 'Abdul 'Izzi bin Qu, Al Asadiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah.
  10. [10] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  11. [11] Alaa' bin Al Musayyab bin Rafi', Al Asadiy Al Kahiliy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  12. [12] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  13. [13] Al Hakam bin 'Utaibah, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  14. [14] Muhammad bin 'Ali bin Al Husain bin 'Ali bin Abi Thalib, Al Hasyimiy, Abu Ja'far, Al Baqir, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.