Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Waris

Bab: Penjelasan tentang dzawil arham

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ فِي آخَرِينَ قَالُوا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ بُدَيْلٍ يَعْنِي ابْنَ مَيْسَرَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ رَاشِدِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِي عَامِرٍ الْهَوْزَنِيِّ عَنْ الْمِقْدَامِ الْكِنْدِيِّ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَوْلَى بِكُلِّ مُؤْمِنٍ مِنْ نَفْسِهِ فَمَنْ تَرَكَ دَيْنًا أَوْ ضَيْعَةً فَإِلَيَّ وَمَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِوَرَثَتِهِ وَأَنَا مَوْلَى مَنْ لَا مَوْلَى لَهُ أَرِثُ مَالَهُ وَأَفُكُّ عَانَهُ وَالْخَالُ مَوْلَى مَنْ لَا مَوْلَى لَهُ يَرِثُ مَالَهُ وَيَفُكُّ عَانَهُ
قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ الزُّبَيْدِيُّ عَنْ رَاشِدِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ عَائِذٍ عَنْ الْمِقْدَامِ وَرَوَاهُ مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ رَاشِدٍ قَالَ سَمِعْتُ الْمِقْدَامَ قَالَ أَبُو دَاوُد يَقُولُ الضَّيْعَةُ مَعْنَاهُ عِيَالٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb[1] di antara para syekh yang lain, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Hammad[2], dari Budail bin Maisarah[3], dari Ali bin Abu Thalhah[4], dari Rasyid bin Sa'd[5] dari Abu Amir Al Hauzani[6], dari Al Miqdam Al Kindi[7], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku adalah orang yang paling berhak (menanggung) terhadap seorang mukmin daripada dirinya. Barangsiapa yang meninggalkan hutang atau keluarga maka menjadi tanggunganku, dan barangsiapa yang meninggalkan harta maka untuk para pewarisnya, aku adalah pewaris orang yang tidak memiliki pewaris, aku warisi hartanya dan aku bebaskan tanggungannya." Abu Daud berkata; hadits tersebut diriwayatkan oleh Az Zubaidi[8], dari Rasyid bin Sa'd[5], dari Ibnu 'Aidz[10] dari Al Miqdam[11], dan telah diriwayatkan oleh Mu'awiyah bin Shalih[12] dari Rasyid[13], ia berkata; saya mendengar Al Miqdam[11], ia berkata; Abu Daud berkata; dha'ah adalah keluarga.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Sulaiman bin Harb bin Bujail, Al Azdiy Al Makkiy, Abu Ayyub, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 224 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Zaid bin Dirham, Abu Isma'il, Al Azraq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Budail bin Maisarah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 130 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Ali bin Abi Thalhah, Al Hasyimiy Al Himshiy, Abu Al Hasan, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 143 H, hidup di Syam.
  5. [5] Raosyid bin Sa'ad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 108 H, hidup di Syam.
  6. [6] Abdullah bin Luhay, Al Hawzaniy Al Himshiy, Abu 'mir, Tabi'in kalangan tua, hidup di Syam.
  7. [7] Al Miqdam bin Ma'diy, Abu Karimah, Shahabat, wafat tahun 87 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  8. [8] Muhammad bin Al Walid bin 'Amir, Az Zubaidiy Al Himshiy, Abu Al Hudzail, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 147 H, hidup di Syam.
  9. [9] Raosyid bin Sa'ad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 108 H, hidup di Syam.
  10. [10] Abdur Rahman bin 'A'idz, Al Azdiy Al Himshiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  11. [11] Al Miqdam bin Ma'diy, Abu Karimah, Shahabat, wafat tahun 87 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  12. [12] Mu'awiyah bin Shalih bin Hudair, Al Hadlramiy Al Himshiy, Abu 'Amru, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 158 H, hidup di Andalusia.
  13. [13] Raosyid bin Sa'ad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 108 H, hidup di Syam.
  14. [14] Al Miqdam bin Ma'diy, Abu Karimah, Shahabat, wafat tahun 87 H, hidup di Syam, wafat di Syam.