Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Sembelihan

Bab: Umur yang dibolehkan pada hewan kurban

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ الْبَرَاءِ قَالَ
خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ بَعْدَ الصَّلَاةِ فَقَالَ مَنْ صَلَّى صَلَاتَنَا وَنَسَكَ نُسُكَنَا فَقَدْ أَصَابَ النُّسُكَ وَمَنْ نَسَكَ قَبْلَ الصَّلَاةِ فَتِلْكَ شَاةُ لَحْمٍ فَقَامَ أَبُو بُرْدَةَ بْنُ نِيَارٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ لَقَدْ نَسَكْتُ قَبْلَ أَنْ أَخْرُجَ إِلَى الصَّلَاةِ وَعَرَفْتُ أَنَّ الْيَوْمَ يَوْمُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ فَتَعَجَّلْتُ فَأَكَلْتُ وَأَطْعَمْتُ أَهْلِي وَجِيرَانِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تِلْكَ شَاةُ لَحْمٍ فَقَالَ إِنَّ عِنْدِي عَنَاقًا جَذَعَةً وَهِيَ خَيْرٌ مِنْ شَاتَيْ لَحْمٍ فَهَلْ تُجْزِئُ عَنِّي قَالَ نَعَمْ وَلَنْ تُجْزِئَ عَنْ أَحَدٍ بَعْدَكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musaddad[1], telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash[2], telah menceritakan kepada kami Manshur[3], dari Asy Sya'bi[4], dari Al Bara`[5], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkhutbah kepada kami pada hari penyembelihan ('idul Adhha) setelah melakukan shalat. Beliau berkata: "Barangsiapa yang melakukan shalat seperti shalat kami dan menyembelih sembelihan kami maka sungguh ia telah telah melakukan kurban, dan barang siapa yang menyembelih sebelum shalat maka hal itu adalah kambing daging (untuk dimakan dagingnya saja)." Kemudian Abu Burdah bin Diyar berdiri dan berkata; wahai Rasulullah, aku telah menyembelih sebelum keluar untuk melakukan shalat, dan aku telah mengetahui bahwa hari ini adalah hari makan dan minum, maka aku segerekan penyembelihan tersebut, lalu aku makan dan memberi makan keluarga serta tetanggaku. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Itu adalah kambing untuk dimakan dagingnya saja." Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya bagiku kambing yang berumur satu tahun lebih baik daripada dua kambing daging (yang dimakan dagingnya saja)." Al Bara` berkata: "Apakah sah bagiku? Ia berkata; ya. Dan tidak sah untuk seorang pun setelahmu."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Salam bin Sulaim, Al Hanafiy, Abu Al Ahwash, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Manshur bin Al Mu'tamir, As Sulamiy, Abu 'Ittab, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 132 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Al Bara' bin 'Azib bin Al Harits, Al Anshariy Al Ausiy, Abu 'Imarah, Shahabat, wafat tahun 72 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.