Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Tentang seorang imam menjadi tameng dalam perjanjian

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو عَنْ بُكَيْرِ بْنِ الْأَشَجِّ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي رَافِعٍ أَنَّ أَبَا رَافِعٍ أَخْبَرَهُ قَالَ
بَعَثَتْنِي قُرَيْشٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُلْقِيَ فِي قَلْبِي الْإِسْلَامُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي وَاللَّهِ لَا أَرْجِعُ إِلَيْهِمْ أَبَدًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَا أَخِيسُ بِالْعَهْدِ وَلَا أَحْبِسُ الْبُرُدَ وَلَكِنْ ارْجِعْ فَإِنْ كَانَ فِي نَفْسِكَ الَّذِي فِي نَفْسِكَ الْآنَ فَارْجِعْ قَالَ فَذَهَبْتُ ثُمَّ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْلَمْتُ
قَالَ بُكَيْرٌ وَأَخْبَرَنِي أَنَّ أَبَا رَافِعٍ كَانَ قِبْطِيًّا قَالَ أَبُو دَاوُد هَذَا كَانَ فِي ذَلِكَ الزَّمَانِ فَأَمَّا الْيَوْمَ فَلَا يَصْلُحُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shalih[1], telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahb[2], telah mengabarkan kepadaku 'Amr[3] dari Bukair bin Al Asyajj[4] dari Al Husan bin Ali bin Abu Rafi'[5], bahwasanya Abu Rof'[6] telah mengabarkan kepadanya, ia berkata; orang-orang Quraisy telah mengutusku kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian tatkala aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam maka terbetik dalam hatiku untuk masuk Islam. Lalu aku katakan; wahai Rasulullah, demi Allah, sesungguhnya aku tidak akan kembali kepada mereka selamanya. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya aku tidak akan membatalkan perjanjianku, dan tidak akan menahan utusan. Akan tetapi kembalilah apabila dalam hatimu apa yang ada dalam hatimu sekarang ini maka kembalilah!" Al Husain berkata; lalu aku kembali, kemudian aku mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan masuk Islam. Bukair berkata; dan ia telah mengabarkan kepadaku bahwa Abu Rafi' adalah seorang Qibthi (orang asli Mesir). Abu Daud berkata; ini adalah pada zaman dulu, adapun sekarang maka tidak boleh.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin Shalih, Al Mishriy, Abu Ja'far, Ibnu Ath Thabariy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Maru.
  2. [2] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  3. [3] Amru bin Al Harits bin Ya'qub, Al Anshariy, Abu Umayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 149 H, hidup di Maru.
  4. [4] Bukair bin 'Abdullah bin Al Asyajj, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 122 H, hidup di Maru, wafat di Madinah.
  5. [5] Al Hasan bin 'Ali bin Abi Rafi', Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  6. [6] Aslam maula Rasululloh SAW , Al Qibthiy, Abu Rafi', Maula Rasululloh SAW , Shahabat, hidup di Madinah, wafat di Madinah.