Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Pendapat yang mengatakan "seperlima dibagi sebelum nafl"

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ بَشِيرِ بْنِ ذَكْوَانَ وَمَحْمُودُ بْنُ خَالِدٍ الدِّمَشْقِيَّانِ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا وَهْبٍ يَقُولُ سَمِعْتُ مَكْحُولًا يَقُولُ
كُنْتُ عَبْدًا بِمِصْرَ لِامْرَأَةٍ مِنْ بَنِي هُذَيْلٍ فَأَعْتَقَتْنِي فَمَا خَرَجْتُ مِنْ مِصْرَ وَبِهَا عِلْمٌ إِلَّا حَوَيْتُ عَلَيْهِ فِيمَا أُرَى ثُمَّ أَتَيْتُ الْحِجَازَ فَمَا خَرَجْتُ مِنْهَا وَبِهَا عِلْمٌ إِلَّا حَوَيْتُ عَلَيْهِ فِيمَا أُرَى ثُمَّ أَتَيْتُ الْعِرَاقَ فَمَا خَرَجْتُ مِنْهَا وَبِهَا عِلْمٌ إِلَّا حَوَيْتُ عَلَيْهِ فِيمَا أُرَى ثُمَّ أَتَيْتُ الشَّامَ فَغَرْبَلْتُهَا كُلُّ ذَلِكَ أَسْأَلُ عَنْ النَّفَلِ فَلَمْ أَجِدْ أَحَدًا يُخْبِرُنِي فِيهِ بِشَيْءٍ حَتَّى لَقِيتُ شَيْخًا يُقَالُ لَهُ زِيَادُ بْنُ جَارِيَةَ التَّمِيمِيُّ فَقُلْتُ لَهُ هَلْ سَمِعْتَ فِي النَّفَلِ شَيْئًا قَالَ نَعَمْ سَمِعْتُ حَبِيبَ بْنَ مَسْلَمَةَ الْفِهْرِيَّ يَقُولُ شَهِدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفَّلَ الرُّبُعَ فِي الْبَدْأَةِ وَالثُّلُثَ فِي الرَّجْعَةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ahmad bin Basyir bin Dzakwan[1], serta Mahmud bin Khalid Ad Dimasyqi[2] secara makna, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Marwan bin Muhammad[3], ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hamzah[4], ia berkata; saya mendengar Abu Wahb[5] berkata; saya telah mendegar Makhul[6] berkata; dahulu aku adalah seorang budak di Mesir milik seorang wanita dari Bani Hudzail, kemudian ia membebaskanku. Tidaklah aku keluar dari Mesir dan padanya terdapat ilmu kecuali aku telah menguasainya sepengetahuanku, kemudian aku datang ke Hijaz, tidaklah aku keluar darinya dan padanya terdapat ilmu melainkan aku telah menguasainya sepengetahuanku. Kemudian aku datang ke Irak, tidaklah aku keluar darinya dan padanya terdapat ilmu melainkan aku telah menguasainya sepengetahuanku. Kemudian aku datang ke Syam lalu aku mengetahui kondisi orang-orang yang ada di sana, setiap itu semua aku bertanya mengenai nafal (tambahan yang diberikan seorang pemimpin) dan aku tidak menjumpai seseorang yang memberitahukan mengenainya hingga aku bertemu dengan seorang syekh yang bernama Ziyad bin Jariyah At Taimi[7]. Kemudian aku tanyakan kepadanya; apakah engkau pernah mendengar sesuatu mengenai nafal? Ia berkata; ya. Aku pernah mendengar Habib bin Maslamah Al Fihri[8] berkata; aku menyaksikan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberikan tambahan seperempat ketika pergi dan sepertiga ketika kembali.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Ahmad bin Basyir bin Dzakwan, Al Bahraniy Ad Damsyiqiy, Abu 'Amru, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 242 H, hidup di Syam.
  2. [2] Mahmud bin Khalid binAbi Khalid, As Sulamiy Ad Damasyqiy, Abu 'Ali, Shahabat, wafat tahun 249 H, hidup di Syam.
  3. [3] Marwan bin Muhammad bin Hassan, Al Asadiy Ath Thathiriy, Abu Bakar, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 210 H, hidup di Syam.
  4. [4] Yahya bin Hamzah bin Waqid, Al Hadlramiy Al Batlahiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 183 H, hidup di Syam.
  5. [5] Ubaidullah bin 'Ubaid, Al Kala'iy Ad Damsyiqiy, Abu Wahab, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 132 H, hidup di Syam.
  6. [6] Makhul, Asy Syamiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  7. [7] Ziyad bin Jariyah, At Tamimiy, Shahabat, hidup di Syam.
  8. [8] Habib bin Maslamah bin Malik, Abu 'Abdur Rahman, Habibu Ar Ruum, Shahabat, wafat tahun 42 H, hidup di Syam, wafat di Armenia.