Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Hukuman pengkhianat

حَدَّثَنَا أَبُو صَالِحٍ مَحْبُوبُ بْنُ مُوسَى الْأَنْطَاكِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ صَالِحِ بْنِ مُحَمَّدٍ قَالَ
غَزَوْنَا مَعَ الْوَلِيدِ بْنِ هِشَامٍ وَمَعَنَا سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ وَعُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ فَغَلَّ رَجُلٌ مَتَاعًا فَأَمَرَ الْوَلِيدُ بِمَتَاعِهِ فَأُحْرِقَ وَطِيفَ بِهِ وَلَمْ يُعْطِهِ سَهْمَهُ
قَالَ أَبُو دَاوُد وَهَذَا أَصَحُّ الْحَدِيثَيْنِ رَوَاهُ غَيْرُ وَاحِدٍ أَنَّ الْوَلِيدَ بْنَ هِشَامٍ أَحْرَقَ رَحْلَ زِيَادِ بْنِ سَعْدٍ وَكَانَ قَدْ غَلَّ وَضَرَبَهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Shalih Mahbub bin Musa Al Anthaki[1], ia berkata; telah mengabarkan kepada kami Abu Ishaq[2] dari Shalih bin Muhammad[3], ia berkata; kami pernah berperang bersama Al Walid bin Hisyam, dan bersama kami terdapat Salim bin Abdullah bin Umar, serta Umar bin Abdul Aziz. Kemudian terdapat seorang laki-laki yang berkhianat mengambil sebuah barang. Kemudian Al Walid memerintahkan agar barangnya dibakar dan orang tersebut dibawa berkeliling dan ia tidak memberikan sahamnya kepadanya. Abu Daud berkata; hadits ini adalah hadits paling shahih diantara dua hadits tersebut. Hadits tersebut telah diriwayatkan tidak hanya satu orang bahwa Al Walid bin Hisyam membakar pelana Ziyad bin Sa'd, dan ia telah berkhianat dan Al Walid mencambuknya.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Mahbub bin Musa, Al Anthakiy Al Farra', Abu Shalih, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 230 H, hidup di Syam.
  2. [2] Ibrahim bin Muhammad bin Al Harits bin Asma' bin Kharijah, Al Fazariy, Abu Ishaq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 185 H, hidup di Syam, wafat di Mushayshah.
  3. [3] Shalih bin Muhammad bin Za'idah, Al Laitsiy, Abu Waqid, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.