Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Dibolehkannya mengambil pedang untuk membunuh musuh di medan perang

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ أَخْبَرَنَا إِبْرَاهِيمُ يَعْنِي ابْنَ يُوسُفَ قَالَ قَالَ أَبُو دَاوُد هُوَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ يُوسُفَ بْنِ إِسْحَقَ بْنِ أَبِي إِسْحَقَ السُّبَيْعِيُّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ السُّبَيْعِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عُبَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
مَرَرْتُ فَإِذَا أَبُو جَهْلٍ صَرِيعٌ قَدْ ضُرِبَتْ رِجْلُهُ فَقُلْتُ يَا عَدُوَّ اللَّهِ يَا أَبَا جَهْلٍ قَدْ أَخْزَى اللَّهُ الْأَخِرَ قَالَ وَلَا أَهَابُهُ عِنْدَ ذَلِكَ فَقَالَ أَبْعَدُ مِنْ رَجُلٍ قَتَلَهُ قَوْمُهُ فَضَرَبْتُهُ بِسَيْفٍ غَيْرِ طَائِلٍ فَلَمْ يُغْنِ شَيْئًا حَتَّى سَقَطَ سَيْفُهُ مِنْ يَدِهِ فَضَرَبْتُهُ بِهِ حَتَّى بَرَدَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al 'Ala`[1], ia berkata; telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Yusuf[2], ia berkata; Abu Daud berkata; ia adalah Ibrahim bin Yusuf bin Ishaq bin Abu Ishaq As Subai'i, dari ayahnya[3], dari Abu Ishaq As Subai'i[4], ia berkata; telah menceritakan kepadaku Abu 'Ubaidah[5] dari ayahnya[3], ia berkata; aku lewat, ternyata Abu Jahl telah terkapar dengan kaki yang telah terkena sabetan pedang, kemudian aku katakan; wahai musuh Allah, wahai Abu Jahl, akhirnya Allah telah membalasmu. Ia berkata; pada saat itu aku tidak takut kepadanya. Kemudian ia berkata; hal itu sangat jauh dari seseorang yang dibunuh oleh kaumnya. Lalu aku menebasnya dengan pedang dan tidak memutuskan, maka hal tersebut tidaklah berarti sedikitpun kecuali pedangnya yang terjatuh dari tangannya. Kemudian aku menebasnya menggunakan pedang tersebut hingga ia mati.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin Al 'Alaa' bin Kuraib, Al Hamdaniy, Abu Kuraib, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Ibrahim bin Yusuf bin Ishaq bin Abi Ishaq, As Subay'iy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 198 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Yusuf bin Ishaq bin Abi Ishaq, As Subay'iy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 157 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amru bin 'Abdullah bin 'Ubaid, As Suba'iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Amir bin 'Abdullah bin Mas'ud, Al Hadzaliy, Abu 'Ubaidah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 83 H, hidup di Kufah.
  6. [6] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.