Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Thaharah

Bab: Mendatangi (mensetubuhi) wanita haid

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ الْبَزَّازُ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ خُصَيْفٍ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا وَقَعَ الرَّجُلُ بِأَهْلِهِ وَهِيَ حَائِضٌ فَلْيَتَصَدَّقْ بِنِصْفِ دِينَارٍ
قَالَ أَبُو دَاوُد وَكَذَا قَالَ عَلِيُّ بْنُ بُذَيْمَةَ عَنْ مِقْسَمٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرْسَلًا وَرَوَى الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي مَالِكٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ آمُرُهُ أَنْ يَتَصَدَّقَ بِخُمْسَيْ دِينَارٍ وَهَذَا مُعْضَلٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash-Shabbah Al-Bazzaz[1] telah menceritakan kepada kami Syarik[2] dari Khushaif[3] dari Miqsam[4] dari Ibnu Abbas[5] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Apabila seorang suami menggauli istrinya dalam keadaan haidl, maka dia harus bersedekah setengah dinar". Abu Dawud berkata; Demikian pula dikatakan oleh Ali bin Budzaimah[6] dari Miqsam[4] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam secara mursal. Dan diriwayatkan oleh Al-Auza'i[8] dari Yazid bin Abu Malik[9] dari Abdul Hamid bin Abdurrahman[10] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Saya perintahkan dia untuk bersedekah dengan dua perlima dinar". Dan ini adalah hadits mu'dlal.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Ash Shabbah, Ad Dawlabiy Al Bazzar, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 227 H, hidup di Baghdad.
  2. [2] Syarik bin 'Abdullah bin Abi Syarik, An Nakha'iy, Abu 'Abdullah , Qadliy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 177 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Khushaif bin 'Abdur Rahman, Abu 'Aun, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 137 H, hidup di Jazirah.
  4. [4] "Miqsam bin Bajarah, maula 'Abdullah bin Al Harits", Al Hasyimiy, Abu Al Qasim, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 101 H, hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  6. [6] Ali bin Badzimah, Al jazariy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Jazirah.
  7. [7] "Miqsam bin Bajarah, maula 'Abdullah bin Al Harits", Al Hasyimiy, Abu Al Qasim, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 101 H, hidup di Marur Rawdz.
  8. [8] Abdur Rahman bin 'Amru bin Abi 'Amru, Al Awza'iy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 157 H, hidup di Syam, wafat di Baitul Maqdis .
  9. [9] Yazid bin 'Abdur Rahman bin Abi Malik, Al Hamdaniy Ad Damasyqiy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 130 H, hidup di Syam.
  10. [10] Abdul Hamid bin 'Abdur Rahman bin Zaid bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al Madaniy, Abu 'Umar, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah, wafat di Harran.