Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Ibnu sabil (boleh) makan kurma dan minum susu jika melewatinya

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ الْعَنْبَرِيُّ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ عَبَّادِ بْنِ شُرَحْبِيلَ قَالَ أَصَابَتْنِي سَنَةٌ فَدَخَلْتُ حَائِطًا مِنْ حِيطَانِ الْمَدِينَةِ فَفَرَكْتُ سُنْبُلًا فَأَكَلْتُ وَحَمَلْتُ فِي ثَوْبِي فَجَاءَ صَاحِبُهُ فَضَرَبَنِي وَأَخَذَ ثَوْبِي فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ مَا عَلَّمْتَ إِذْ كَانَ جَاهِلًا وَلَا أَطْعَمْتَ إِذْ كَانَ جَائِعًا أَوْ قَالَ سَاغِبًا وَأَمَرَهُ فَرَدَّ عَلَيَّ ثَوْبِي وَأَعْطَانِي وَسْقًا أَوْ نِصْفَ وَسْقٍ مِنْ طَعَامٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبَّادَ بْنَ شُرَحْبِيلَ رَجُلًا مِنَّا مِنْ بَنِي غُبَرَ بِمَعْنَاهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah bin Mu'adz Al 'Anbari[1] telah menceritakan kepada kami ayahku[2] telah menceritakan kepada kami Syu'bah[3] dari Abu Bisyr[4] dari 'Abbad bin Syurahbil[5], ia berkata; aku mengalami kelaparan, kemudian aku memasuki kebun Madinah, lalu aku memencet bulir lalu memakannya, dan aku membawa dalam bajuku. Kemudian pemilik kebun tersebut datang dan memukulku, serta mengambil bajuku. Kemudian aku datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau berkata kepadanya: "Engkau tidak mengajarinya tatkala ia tidak mengetahui, dan engkau tidak memberinya makan tatkala ia lapar." Atau beliau berkata; saghiban (kelaparan). Beliau memerintahkan agar ia memberiku kurma dan mengembalikan pakaianku. Ia memberiku satu wasaq atau setengah wasaq makanan. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar[6], telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far[7], dari Syu'bah[3], dari Abu Bisyr[4] ia berkata; aku mendengar 'Abbad bin Syurahbil[5] yaitu seorang laki-laki dari Bani Ghubar dengan maknanya.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ubaidullah bin Mu'adz bin Mu'adz, Al 'Anbariy, Abu 'Amru, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 237 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Mu'adz bin Mu'adz bin Nashr bin Hassan , Al 'Anbariy At Tamimiy, Abu Al Mutsannaa, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 196 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Ja'far bin Iyas bin Abi Wahsyiyah, Abu Bisyir, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 125 H, hidup di Hait.
  5. [5] Abbad bin Syurahbil, Al Yasykuriy Al Ghabariy, Shahabat, hidup di Bashrah.
  6. [6] Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman, Al 'Abdiy, Abu Bakar, Bindar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  7. [7] Muhammad bin Ja'far , Al Hudzaliy, Abu 'Abdullah , Ghundar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 193 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  8. [8] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  9. [9] Ja'far bin Iyas bin Abi Wahsyiyah, Abu Bisyir, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 125 H, hidup di Hait.
  10. [10] Abbad bin Syurahbil, Al Yasykuriy Al Ghabariy, Shahabat, hidup di Bashrah.