Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Orang yang minta mati syahid kepada Allah

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ خَالِدٍ أَبُو مَرْوَانَ وَابْنُ الْمُصَفَّى قَالَا حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ عَنْ ابْنِ ثَوْبَانَ عَنْ أَبِيهِ يُرَدُّ إِلَى مَكْحُولٍ إِلَى مَالِكِ بْنِ يُخَامِرَ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ حَدَّثَهُمْ
أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ قَاتَلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فُوَاقَ نَاقَةٍ فَقَدْ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَمَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْقَتْلَ مِنْ نَفْسِهِ صَادِقًا ثُمَّ مَاتَ أَوْ قُتِلَ فَإِنَّ لَهُ أَجْرَ شَهِيدٍ زَادَ ابْنُ الْمُصَفَّى مِنْ هُنَا وَمَنْ جُرِحَ جُرْحًا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ نُكِبَ نَكْبَةً فَإِنَّهَا تَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَغْزَرِ مَا كَانَتْ لَوْنُهَا لَوْنُ الزَّعْفَرَانِ وَرِيحُهَا رِيحُ الْمِسْكِ وَمَنْ خَرَجَ بِهِ خُرَاجٌ فِي سَبِيلِ اللَّهَ فَإِنَّ عَلَيْهِ طَابَعَ الشُّهَدَاءِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Khalid Abu Marwan[1], dan Ibnu Al Mushaffa[2], mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Baqiyyah[3] dari Ibnu Tsauban[4], dari ayahnya[5], dan dikembalikan kepada Makhul[6], kepada Malik bin Yukhamir[7], bahwa Mu'adz bin Jabal[8], telah menceritakan kepada mereka bahwa ia telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Barangsiapa yang berperang di jalan Allah di atas unta maka telah wajib Surga baginya, dan barang siapa yang memohon kepada Allah agar terbunuh dengan niat yang benar, kemudian ia meninggal atau terbunuh maka baginya pahala orang yang mati syahid." Ibnu Al Mushaffa menambahkan dari sini; dan barangsiapa yang terluka di jalan Allah, atau tertimpa musibah maka sesungguhnya musibah tersebut akan datang pada Hari Kiamat seperti darah yang paling deras, warnanya adalah warna za'faran dan baunya adalah bau minyak kasturi. Barangsiapa yang padanya keluar bisul di jalan Allah maka sesungguhnya padanya terdapat stempel sebagai orang syahid.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hisyam bin Khailid bin Yazid, As Salaamiy Ad Damasyqiy, Abu Marwan, Al Azraq, Shahabat, wafat tahun 249 H, hidup di Syam.
  2. [2] Muhammad bin Mushaffaa bin Bahlul, Al Qurasyiy Al Himshiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 246 H, hidup di Syam, wafat di Makkah .
  3. [3] Baqiyyah bin Al Walid bin Sha'id, Abu Yahmad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 197 H, hidup di Syam.
  4. [4] Abdur Rahman bin Tsabit bin Tsauban, Al 'Anasiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 165 H, hidup di Dujail, wafat di Baghdad.
  5. [5] Tsabit bin Tsauban, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Syam.
  6. [6] Makhul, Asy Syamiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  7. [7] Malik bin Yakhamir, As Saksakiy Al Alhaniy, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 72 H, hidup di Syam.
  8. [8] Mu'adz bin Jabal bin 'Amru bin Aus, Al Anshariy Al Khazrajiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 18 H, hidup di Syam, wafat di Syam.