Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Mengorbankan dirinya (dalam perang)

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا عَطَاءُ بْنُ السَّائِبِ عَنْ مُرَّةَ الْهَمْدَانِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَجِبَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ مِنْ رَجُلٍ غَزَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَانْهَزَمَ يَعْنِي أَصْحَابَهُ فَعَلِمَ مَا عَلَيْهِ فَرَجَعَ حَتَّى أُهَرِيقَ دَمُهُ فَيَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى لِمَلَائِكَتِهِ انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي رَجَعَ رَغْبَةً فِيمَا عِنْدِي وَشَفَقَةً مِمَّا عِنْدِي حَتَّى أُهَرِيقَ دَمُهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il[1], telah menceritakan kepada kami Hammad[2], telah mengabarkan kepada kami 'Atha` bin As Sa'ib[3], dari Murrah Al Hamdani[4], dari Abdullah bin Mas'ud[5], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Tuhan kalian 'azza wajalla merasa kagum kepada seorang laki-laki yang berperang di jalan Allah. Kemudian para sahabatkan kalah dan ia mengetahui kewajibannya, kemudian ia kembali hingga telah bercucuran darahnya. Kemudian Allah ta'la berfirman kepada para malaikatNya: "Lihatlah kepada hambaKu, ia kembali karena menginginkan apa yang ada di sisiKu, dan rindu kepada apa yang ada di sisiKu hingga bercucuran darahnya."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Musa bin Isma'il, At Tabudzakiy Al Manqiriy, Abu Salamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Salamah bin Dinar, Abu Salamah, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Atha' bin As Sa'ib bin Malik, Ats Tsaqafiy, Abu As Sa'ib, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 136 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Murah bin Syarahil, Al Hamdaniy As Saksakiy, Abu Isma'il, Ath Thayyib, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 76 H, hidup di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.