Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Penjelasan tentang melempar

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَّامٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ ثَلَاثَةَ نَفَرٍ الْجَنَّةَ صَانِعَهُ يَحْتَسِبُ فِي صَنْعَتِهِ الْخَيْرَ وَالرَّامِيَ بِهِ وَمُنْبِلَهُ وَارْمُوا وَارْكَبُوا وَأَنْ تَرْمُوا أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ تَرْكَبُوا لَيْسَ مِنْ اللَّهْوِ إِلَّا ثَلَاثٌ تَأْدِيبُ الرَّجُلِ فَرَسَهُ وَمُلَاعَبَتُهُ أَهْلَهُ وَرَمْيُهُ بِقَوْسِهِ وَنَبْلِهِ وَمَنْ تَرَكَ الرَّمْيَ بَعْدَ مَا عَلِمَهُ رَغْبَةً عَنْهُ فَإِنَّهَا نِعْمَةٌ تَرَكَهَا أَوْ قَالَ كَفَرَهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Manshur[1], telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al Mubarak[2], telah menceritakan kepadaku Abdurrahman bin Yazid bin Jabir[3], telah menceritakan kepadaku Abu Sallam[4], dari Khalid bin Zaid[5] dari 'Uqbah[6], ia berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Sesungguhnya Allah memasukkan tiga orang ke dalam surga karena satu anak panah, yaitu: Pembuatnya yang menginginkan kebaikan dalam membuatnya, orang yang memanah dengannya, serta orang yang mengambilkan anak panah untuknya. Panah dan naiklah kuda, kalian memanah adalah lebih aku sukai daripada kalian menaiki kuda. Bukan termasuk hiburan (yang disunahkan) kecuali tiga perkara: seseorang melatih kudanya, bercanda dengan isterinya, dan memanah menggunakan busurnya serta anak panahnya. Dan barangsiapa yang meninggalkan memanah setelah ia mengetahuinya karena tidak senang kepadanya maka sesungguhnya hal tersebut adalah kenikmatan yang ia tinggalkan atau ia berkata: yang ia ingkari."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Sa'id bin Manshur bin Syu'bah, Al Khurasaniy Al Marwaziy , Abu 'Utsman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 227 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  2. [2] Abdullah bin Al Mubarak bin Wadlih, Al Hanzhaliy Al Marwaziy, Abu 'Abdur Rahman, Abdan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Himash, wafat di Herrat.
  3. [3] Abdur Rahman bin Yazid bin Jabir, Al Azdiy Ad Daraniy, Abu 'Utbah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 154 H, hidup di Syam.
  4. [4] Mamthur, Al Habsyiy Ad Damasyqiy, Abu Sallam, Al Aswad Al A'raj, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  5. [5] Khalid bin Zaid, Tabi'in kalangan pertengahan.
  6. [6] Uqbah bin 'Amir bin 'Abs, Al Juhaniy, Abu Hammad, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Maru, wafat di Maqthum.