Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Jihad

Bab: Hijrah telah terputus

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ حَدَّثَنَا عَامِرٌ قَالَ أَتَى رَجُلٌ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو وَعِنْدَهُ الْقَوْمُ حَتَّى جَلَسَ عِنْدَهُ فَقَالَ أَخْبِرْنِي بِشَيْءٍ سَمِعْتَهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musaddad[1], telah menceritakan kepada kami Yahya[2], dari Isma'il bin Abu Khalid[3], telah menceritakan kepada kami 'Amir[4], ia berkata; seorang laki-laki datang kepada Abdullah bin 'Amr[5] dan bersamanya terdapat beberapa orang hingga ia duduk di sampingnya dan berkata; beritahukan kepadaku sesuatu yang telah engkau dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam! Kemudian ia berkata; saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang muslim (sejati) adalah seorang muslim dimana orang-orang muslim (yang lain) selamat dari lidah dan tangannya, dan muhajir (orang yang hijrah) adalah orang yang meninggal apa yang Allah larang."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Isma'il bin Abi Khalid , Al Bajaliy Al Ahmasiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 146 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il, As Sahmiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Maru, wafat di Tha'if.