Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Bab al iktikaf

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ فَلَمْ يَعْتَكِفْ عَامًا فَلَمَّا كَانَ فِي الْعَامِ الْمُقْبِلِ اعْتَكَفَ عِشْرِينَ لَيْلَةً

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il[1], telah menceritakan kepada kami Hammad[2], telah mengabarkan kepada kami Tsabit[3] dari Abu Rafi'[4] dari Ubai bin Ka'bin[5], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf sepuluh hari Bulan Ramadhan, dan beliau tidak beri'tikaf satu tahun. Kemudian tatkala pada tahun mendatang beliau beri'tikaf selama dua puluh malam.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musa bin Isma'il, At Tabudzakiy Al Manqiriy, Abu Salamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Salamah bin Dinar, Abu Salamah, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Tsabit bin Aslam, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Nufai' bin Rafi', Ash Sha'igh Al Madaniy, Abu Rafi', Shahabat, hidup di Bashrah.
  5. [5] Ubay bin Ka'ab bin Qais, Al Anshariy Al Khazrajiy, Abu Al Mundzir , Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah.