Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Puasa di hari-hari tasyriq

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْهَادِ عَنْ أَبِي مُرَّةَ مَوْلَى أُمِّ هَانِئٍ
أَنَّهُ دَخَلَ مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو عَلَى أَبِيهِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ فَقَرَّبَ إِلَيْهِمَا طَعَامًا فَقَالَ كُلْ فَقَالَ إِنِّي صَائِمٌ فَقَالَ عَمْرٌو كُلْ فَهَذِهِ الْأَيَّامُ الَّتِي كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا بِإِفْطَارِهَا وَيَنْهَانَا عَنْ صِيَامِهَا
قَالَ مَالِكٌ وَهِيَ أَيَّامُ التَّشْرِيقِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah Al Qa'nabi[1], dari Malik[2] dari Yazid bin Al Had[3], dari Abu Murrah[4] mantan budak Ummu Hani` bahwa ia ia bersama Abdullah bin 'Amr menemui ayahnya yaitu 'Amr bin Al 'Ash[5], kemudian ia mendekatkan makanan kepada keduanya lalu berkata; makanlah. Lalu Abu Murrah berkata; sesungguhnya saya sedang berpuasa. Kemudian 'Amr berkata; makanlah, ini adalah hari yang kami diperintahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam agar berbuka dan melarang kami untuk melakukan puasa padanya. Malik berkata; hari-hari tersebut adalah hari-hari Tasyriq.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab, Al Qa'nabiy Al Haritsiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 221 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Malik bin Anas bin Malik bin Abi 'Amir, Al Ashbahiy Al Humairiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  3. [3] Yazid bin 'Abdullah bin Usamah bin Al Had, Al Laitsiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 139 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] "Yazid, maula 'Aqil", Al Hasyimiy, Abu Murrah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  5. [5] Amru bin Al 'Ash bin Wa'il bin Hasyim, As_Sahmiy, Abu 'Abdullah , Shahabat, wafat tahun 43 H, hidup di Maru, wafat di Maru.