Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Puasa saat safar

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَجِيدِ الْمَدَنِيُّ قَالَ سَمِعْتُ حَمْزَةَ بْنَ مُحَمَّدِ بْنِ حَمْزَةَ الْأَسْلَمِيَّ يَذْكُرُ أَنَّ أَبَاهُ أَخْبَرَهُ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قُلْتُ
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي صَاحِبُ ظَهْرٍ أُعَالِجُهُ أُسَافِرُ عَلَيْهِ وَأَكْرِيهِ وَإِنَّهُ رُبَّمَا صَادَفَنِي هَذَا الشَّهْرُ يَعْنِي رَمَضَانَ وَأَنَا أَجِدُ الْقُوَّةَ وَأَنَا شَابٌّ وَأَجِدُ بِأَنْ أَصُومَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَهْوَنَ عَلَيَّ مِنْ أَنْ أُؤَخِّرَهُ فَيَكُونُ دَيْنًا أَفَأَصُومُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَعْظَمُ لِأَجْرِي أَوْ أُفْطِرُ قَالَ أَيُّ ذَلِكَ شِئْتَ يَا حَمْزَةُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad An Nufaili[1], telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdul Majid Al Madani[2], ia berkata; saya mendengar Hamzah bin Muhammad bin Hamzah Al Aslami[3] menyebutkan bahwa ayahnya[4] telah mengabarkan kepadanya dari kakeknya[5], ia berkata; aku katakan; wahai Rasulullah, aku adalah orang memiliki hewan kendaraan, aku menggunakannya, bersafar dengan mengendarainya serta menyewakannya. Terkadang aku menemui Bulan Ramadhan ini, aku kuat dan masih muda, serta saya dapati bahwa berpuasa lebih ringan bagiku daripada menundanya sehingga menjadi hutang wahai Rasulullah. Maka apakah dengan berpuasa pahalaku lebih besar atau aku berbuka wahai Rasulullah? Beliau berkata: "Apapun yang engkau kehendaki, wahai Hamzah."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Abdullah bin Muhammad bin 'Ali bin Nufail, An Nufailiy Al Qudlo'iy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Jazirah.
  2. [2] Muhammad bin 'Abdul Majid bin Suhail, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Madinah.
  3. [3] Hamzah bin Muhammad bin Hamzah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah.
  4. [4] Muhammad bin Hamzah bin 'Amru, Al Aslamiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  5. [5] Hamzah bin 'Amru bin 'Uwaimir, Abu Shalih, Shahabat, wafat tahun 61 H, hidup di Madinah.