Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Orang yang berpuasa mencium (wanita)

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ ح و حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ
هَشَشْتُ فَقَبَّلْتُ وَأَنَا صَائِمٌ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَنَعْتُ الْيَوْمَ أَمْرًا عَظِيمًا قَبَّلْتُ وَأَنَا صَائِمٌ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ مَضْمَضْتَ مِنْ الْمَاءِ وَأَنْتَ صَائِمٌ قَالَ عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ فِي حَدِيثِهِ قُلْتُ لَا بَأْسَ بِهِ ثُمَّ اتَّفَقَا قَالَ فَمَهْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus[1], telah menceritakan kepada kami Al Laits[2], dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami Isa bin Hammad[3], telah mengabarkan kepada kami Al Laits bin Sa'd[4] dari Bukair bin Abdullah[5], dari Abdul Malik bin Sa'id[6] dari Jabir bin Abdullah[7], ia berkata; Umar bin Al Khathab[8] berkata; aku merasakan senang lalu aku mencium (istriku) sementara aku dalam keadaan berpuasa. Lalu aku katakan; wahai Rasulullah, pada hari ini aku telah melakukan suatu perkara yang besar. Saya mencium (istriku) sementara saya sedang berpuasa. Beliau berkata: "Bagaimana pendapatmu apabila engkau berkumur-kumur menggunakan air sementara engkau sedang berpuasa?" Isa bin Hammad berkata dalam haditsnya; aku katakan; tidak mengapa. Kemudian keduanya bersepakat mengatakan; beliau berkata; tahanlah!

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ahmad bin 'Abdullah bin Yunus bin 'Abdullah bin Qais, At Tamimiy Al Yarbuu'iy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 227 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  2. [2] Laits bin Sa'ad bin 'Abdur Rahman, Al Fahmiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 175 H, hidup di Maru.
  3. [3] Isa bin Hammad bin Muslim, At Tajibiy, Abu Musa, Zughbah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Maru.
  4. [4] Laits bin Sa'ad bin 'Abdur Rahman, Al Fahmiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 175 H, hidup di Maru.
  5. [5] Bukair bin 'Abdullah bin Al Asyajj, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 122 H, hidup di Maru, wafat di Madinah.
  6. [6] Abdul Malik bin Sa'id bin Suwaid, Al Anshariy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  7. [7] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  8. [8] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.