Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Orang yang berpuasa mencium (wanita)

حَدَّثَنَا أَبُو تَوْبَةَ الرَّبِيعُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ فِي شَهْرِ الصَّوْمِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Taubah Ar Rabi' bin Nafi'[1], telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash[2] dari Ziyad bin 'Alaqah[3] dari 'Amr bin Maimun[4] dari Aisyah[5], ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mencium (istrinya) pada bulan puasa.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ar Rabi' bin nafi', Abu Taubah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 241 H, hidup di Thabariyah, wafat di Thabariyah.
  2. [2] Salam bin Sulaim, Al Hanafiy, Abu Al Ahwash, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Ziyad bin 'Ilaqah bin Malik, Ats Tsa'labiy, Abu Malik, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 135 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amru bin Maimun, Al Audiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 74 H, hidup di Kufah.
  5. [5] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.