Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Orang yang berpuasa muntah dengan sengaja

حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ عَنْ يَحْيَى حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرٍو الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَعِيشَ بْنِ الْوَلِيدِ بْنِ هِشَامٍ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ حَدَّثَنِي مَعْدَانُ بْنُ طَلْحَةَ أَنَّ أَبَا الدَّرْدَاءِ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَاءَ فَأَفْطَرَ فَلَقِيتُ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسْجِدِ دِمَشْقَ فَقُلْتُ إِنَّ أَبَا الدَّرْدَاءِ حَدَّثَنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَاءَ فَأَفْطَرَ قَالَ صَدَقَ وَأَنَا صَبَبْتُ لَهُ وَضُوءَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Ma'mar Abdullah bin 'Amr[1], telah menceritakan kepada kami Abdul Warits[2], telah menceritakan kepada kami Al Husain[3] dari Yahya[4], telah menceritakan kepadaku Abdurrahman bin 'Amr Al Auza'i[5] dari Ya'isy bin Al Walid bin Hisyam[6] bahwa ayahnya[7] telah menceritakan kepadanya; telah menceritakan kepadaku Ma'dan bin Thalhah[8] bahwa Abu Ad Darda`[9] telah menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam muntah kemudian beliau berbuka. Kemudian aku bertemu dengan Tsauban[10] mantan budak Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di masjid Damaskus. Kemudian aku katakan; sesungguhnya Abu Ad Darda` telah menceritakan kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam muntah kemudia beliau berbuka. Tsauban berkata; ia telah benar, dan aku yang menuangkan untuk beliau tempat wudhunya shallallahu 'alaihi wasallam.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin 'Amru bin Abi Al Hajjaj Maisarah, At Tamimiy Al Manqiriy, Abu Ma'mar, Al Maq'ad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 224 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdul Warits bin Sa'id bin Dzakwan, Al 'Anbariy At Tanuriy, Abu 'Ubaidah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 180 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Al Husain bin Dzakwan, Al 'Audzi, Al Muktib Al Mu'allim, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 145 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Yahya bin Abi Katsir Shalih bin Al Mutawakkil, Ath Tha'iy Al Bashriy, Abu Nashr, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Yamamah.
  5. [5] Abdur Rahman bin 'Amru bin Abi 'Amru, Al Awza'iy, Abu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 157 H, hidup di Syam, wafat di Baitul Maqdis .
  6. [6] Ya'isy bin Al Walid bin Hisyam, Al Umawiy Ad Damasyqiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  7. [7] Al Walid bin Hisyam bin Mu'awiyah, Al Amwi AlMu'aithi, Abu Ya'isy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat).
  8. [8] Ma'dan bin Abi Thalhah, Al Ya'mariy Al Kinaniy, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  9. [9] Uwaimir bin Malik bin Qais bin Umayyah bin 'Amir, Al Anshariy Al Khazrajiy, Abu Ad Darda', Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Syam.
  10. [10] Tsauban bin Bajdad, Abu 'Abdullah , Shahabat, wafat tahun 54 H, hidup di Syam, wafat di Halwan.