Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Orang yang berpuasa mengenakan celak ketika hendak tidur

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمُخَرِّمِيُّ وَيَحْيَى بْنُ مُوسَى الْبَلْخِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ عِيسَى عَنْ الْأَعْمَشِ قَالَ
مَا رَأَيْتُ أَحَدًا مِنْ أَصْحَابِنَا يَكْرَهُ الْكُحْلَ لِلصَّائِمِ
وَكَانَ إِبْرَاهِيمُ يُرَخِّصُ أَنْ يَكْتَحِلَ الصَّائِمُ بِالصَّبِرِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah Al Mukharrimi[1] dan Yahya bin Musa Al Balkhi[2], mereka berdua mengatakan; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Isa[3] dari Al A'masy[4], ia berkata; aku tidak melihat seorang pun dari para sahabat kita yang membenci celak bagi orang yang berpuasa. Dan Ibrahim memberikan keringanan agar orang yang berpuasa bercelak menggunakan shabir.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin 'Abdullah bin Al Mubarak, Al Makhramiy Al Mada'iniy, Abu Ja'far, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 255 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Yahya bin Musa bin 'Abdui Rabbihi bin Salim, Al Haddaniy Al Balkhiy, Abu Zakariya, Khittun, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Yahya bin 'Isa bin 'Abdur Rahman, At Tamimiy An Nahsyaliy, Abu Zakariya, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 201 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.