Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Waktu makan sahur

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا حُصَيْنُ بْنُ نُمَيْرٍ ح و حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ الْمَعْنَى عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ قَالَ
لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ
{ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمْ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنْ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ }
قَالَ أَخَذْتُ عِقَالًا أَبْيَضَ وَعِقَالًا أَسْوَدَ فَوَضَعْتُهُمَا تَحْتَ وِسَادَتِي فَنَظَرْتُ فَلَمْ أَتَبَيَّنْ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَحِكَ فَقَالَ إِنَّ وِسَادَكَ لَعَرِيضٌ طَوِيلٌ إِنَّمَا هُوَ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ
و قَالَ عُثْمَانُ إِنَّمَا هُوَ سَوَادُ اللَّيْلِ وَبَيَاضُ النَّهَارِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musaddad[1], telah menceritakan kepada kami Hushain bin Numair[2], dan telah diriwayatkan dari jalur yang lain: Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah[3], telah menceritakan kepada kami Ibnu Idris[4] secara makna, dari Hushain[5] dari Asy Sya'bi[6] dari Adi bin Hatim[7], ia berkata; tatkala turun ayat ini: "Hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam." Maka aku mengambil tali putih dan tali hitam dan aku letakkan keduanya di bawah bantalku, lalu aku lihat dan belum juga nampak. Lalu aku ceritakan hal tersebut kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau tertawa dan berkata; sesungguhnya bantalmu lebar dan panjang. Sesungguhnya yang dimaksud benang hitam dan putih tersebut adalah malam dan siang. Utsman berkata; sesungguhnya hal tersebut adalah gelapnya malam dan putihnya siang.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid, Al Asadiy, Abu Al Hasan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hushain bin Numair, Abu Muhshan, Adl Dlurair, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Hait.
  3. [3] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin Idris bin Yazid bin 'Abdur Rahman bin Al Aswad, Al Awdiy Az Zi'afiriy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 192 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Hushain bin 'Abdur Rahman, Abu Al Hudzail, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 136 H, hidup di Kufah.
  6. [6] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  7. [7] Adiy bin Hatimbin 'Abdullah , Ath Tha'iy, Abu Tharif, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.