Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Puasa

Bab: Pendapat yang mengatakan "jika kalian tertutup awan maka berpuasalah tiga puluh hari"

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقَدِّمُوا الشَّهْرَ بِصِيَامِ يَوْمٍ وَلَا يَوْمَيْنِ إِلَّا أَنْ يَكُونَ شَيْءٌ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ وَلَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ ثُمَّ صُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ حَالَ دُونَهُ غَمَامَةٌ فَأَتِمُّوا الْعِدَّةَ ثَلَاثِينَ ثُمَّ أَفْطِرُوا وَالشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ
قَالَ أَبُو دَاوُد رَوَاهُ حَاتِمُ بْنُ أَبِي صَغِيرَةَ وَشُعْبَةُ وَالْحَسَنُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ سِمَاكٍ بِمَعْنَاهُ لَمْ يَقُولُوا ثُمَّ أَفْطِرُوا قَالَ أَبُو دَاوُد وَهُوَ حَاتِمُ بْنُ مُسْلِمٍ ابْنُ أَبِي صَغِيرَةَ وَأَبُو صَغِيرَةَ زَوْجُ أُمِّهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin Ali[1], telah menceritakan kepada kami Husain[2], dari Zaidah[3] dari Simak[4] dari Ikrimah[5] dari Ibnu Abbas[6], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian mendahului bulan dengan puasa satu hari ataupun dua hari, kecuali salah seorang diantara kalian biasa melakukannya, dan janganlah kalian berpuasa hingga melihatnya (hilal), kemudian berpuasalah hingga kalian melihatnya. Kemudian apabila terhalang oleh awan maka sempurnakan hitungan menjadi tiga puluh hari. Kemudian berbukalah! Satu bulan adalah dua puluh sembilan." Abu Daud berkata; hadits tersebut diriwayatkan oleh Hatim bin Abu Shaghirah[7] serta Syu'bah[8], dan Al Hasan bin Shalih[9] dari Simak[4] semakna dengannya, mereka tidak mengatakan; kemudian berbukalah! Abu Daud berkata; ia adalah Hatim bin Muslim anak Abu Shaghirah, sementara Abu Shaghirah adalah suami ibunya.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Hasan bin Shalih bin Shalih, Al Hamdaniy Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 169 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Al Husain bin 'Ali bin Al Walid, Al Ju'fi, Abu 'Abdullah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Za'idah bin Qudamah, Ats Tsaqafi, Abu Ash Shalti, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Ardlurum.
  4. [4] Simak bin Harb bin Aus, Adz Dzahaliy Al Bakriy, Abu Al Mughirah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 123 H.
  5. [5] "Ikrimah, maula Ibnu 'Abbas", Al Barburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  7. [7] Hatim bin Abi Shaghirah, Abu Yunus, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Bashrah.
  8. [8] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  9. [9] Al Hasan bin 'Ali bin Muhammad, Al Khallal Al Hulwaniy, Abu 'Ali, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 242 H, hidup di Marur Rawdz.
  10. [10] Simak bin Harb bin Aus, Adz Dzahaliy Al Bakriy, Abu Al Mughirah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 123 H.