Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Talak

Bab: Apa yang harus dijauhi oleh wanita yang dalam masa iddah

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ حَدَّثَنِي بُدَيْلٌ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْمُتَوَفَّى عَنْهَا زَوْجُهَا لَا تَلْبَسُ الْمُعَصْفَرَ مِنْ الثِّيَابِ وَلَا الْمُمَشَّقَةَ وَلَا الْحُلِيَّ وَلَا تَخْتَضِبُ وَلَا تَكْتَحِلُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb[1], Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abu Bukair[2], telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Thahman[3], telah menceritakan kepadaku Budail[4] dari Al Hasan bin Muslim[5], dari Shafiyyah binti Syaibah[6] dari Ummu Salamah[7] isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau berkata: "Seorang wanita yang ditinggal mati suaminya tidak boleh memakai pakaian yang diwarnai dengan warna kuning kemerahan, pakaian yang diwarnai dengan tanah liat merah, perhiasan, serta tidak tidak boleh memakai semir dan celak."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Zuhair bin Harb bin Syaddad, Al Harasyiy An Nasa'iy, Abu Khaitsamah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Yahya bin Abi Bukair Nusr, Al Karmaniy Al Asadiy, Abu Zakariya, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 208 H, hidup di Baghdad.
  3. [3] Ibrahim bin Thahman bin Syu'bah, Al Khirasaniy Al Makkiy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun , hidup di Himsh, wafat di Marur Rawdz.
  4. [4] Budail bin Maisarah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 130 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Al Hasan bin Muslim bin Yannaaq, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Marur Rawdz.
  6. [6] Shafiyah binti Syaibah bin 'Utsman bin Abi Thalhah, Al 'Abdariyyah, Ummu Hujair, Shahabiyah, hidup di Marur Rawdz.
  7. [7] Hind binti Abi Umayyah bin Al Mughirah, Al Makhzumiyyah, Ummu Salamah, Ummu Al Mu'minin, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 62 H, hidup di Madinah.