Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Talak

Bab: Penghapusan hukum pengecualian dari iddah wanita yang ditalak tiga

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ ثَابِتٍ الْمَرْوَزِيُّ حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ حُسَيْنٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ يَزِيدَ النَّحْوِيِّ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
{ وَالْمُطَلَّقَاتُ يَتَرَبَّصْنَ بِأَنْفُسِهِنَّ ثَلَاثَةَ قُرُوءٍ }
وَقَالَ
{ وَاللَّائِي يَئِسْنَ مِنْ الْمَحِيضِ مِنْ نِسَائِكُمْ إِنْ ارْتَبْتُمْ فَعِدَّتُهُنَّ ثَلَاثَةُ أَشْهُرٍ }
فَنُسِخَ مِنْ ذَلِكَ وَقَالَ
{ ثُمَّ طَلَّقْتُمُوهُنَّ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَمَسُّوهُنَّ فَمَا لَكُمْ عَلَيْهِنَّ مِنْ عِدَّةٍ تَعْتَدُّونَهَا }

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Muhammad bin Tsabit Al Marwazi[1], telah menceritakan kepadaku Ali bin Husain[2] dari ayahnya[3] dari Yazid An Nahwi[4] dari Ikrimah[5] dari Ibnu Abbas[6], ia membaca ayat: "Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'", serta: "Dan perempuan-perempuan yang tidak haid lagi (monopause) di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu (tentang masa iddahnya), maka masa iddah mereka adalah tiga bulan." Kemudian sebagian darinya dihapuskan, ia membaca ayat: "Kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu mencampurinya", maka kalian tidak memiliki hak 'Iddah atas mereka.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ahmad bin Muhammad bin Tsabit, Al Khaza'iy Al Makhuwaniy, Abu Al Hasan, Ibnu Syabbuwaih, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 230 H, hidup di Himsh, wafat di Thabariyah.
  2. [2] Ali bin Al Husain bin Waqid, Al Marwaziy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 211 H, hidup di Kafar Jadiya.
  3. [3] Al Husain bin Waqid, Abu 'Ali, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 159 H, hidup di Himsh.
  4. [4] Yazid bin Abi Sa'id, An Nahwiy Al Marwaziy, Abu Al Hasan, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 131 H, hidup di Kufur Jadiya.
  5. [5] "Ikrimah, maula Ibnu 'Abbas", Al Barburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.