Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Talak

Bab: Iddah wanita yang ditalak

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ الْبَهْرَانِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُهَاجِرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ بْنِ السَّكَنِ الْأَنْصَارِيَّةِ
أَنَّهَا طُلِّقَتْ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَكُنْ لِلْمُطَلَّقَةِ عِدَّةٌ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ حِينَ طُلِّقَتْ أَسْمَاءُ بِالْعِدَّةِ لِلطَّلَاقِ فَكَانَتْ أَوَّلَ مَنْ أُنْزِلَتْ فِيهَا الْعِدَّةُ لِلْمُطَلَّقَاتِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Abdul Hamid Al Bahrani[1], telah menceritakan kepada kami Yahya bin Shalih[2], telah menceritakan kepada kami Isma'il bin 'Ayyasy[3], telah menceritakan kepadaku 'Amr bin Muhajir[4] dari ayahnya[5] dari Asma` binti Yazid bin As Sakan Al Anshariyyah[6] bahwa ia telah dicerai pada zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan wanita yang dicerai tidak memiliki 'iddah, kemudian Allah 'azza wajalla menurunkan wahyu mengenai 'iddah karena perceraian ketika Asma` dicerai, ia adalah wanita pertama yang karenanya diturunkan ayat tentang 'iddah wanita yang dicerai.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Sulaiman bin 'Abdul Hamid bin Rafi', Al Bahraniy Al Hakamiy, Abu Ayyub, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 274 H, hidup di Syam.
  2. [2] Yahya bin Shalih, Al Wuhazhiy, Abu Zakariya, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 222 H, hidup di Syam.
  3. [3] Isma'il bin 'Ayyasy bin Sulaim , Al 'Anasiy Al Himshiy, Abu 'Utbah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Syam.
  4. [4] Amru bin Al Muhajir bin Abi Muslim, Al Anshariy Ad Damasyqiy, Abu 'Ubaid, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 139 H, hidup di Syam.
  5. [5] Muhajir bin Abi Muslim, Al Anshariy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  6. [6] Asma' binti Yazid bin As Sakan, Al Anshariyyah Al Asyhaliayah, Ummu Salamah, Shahabiyah, hidup di Madinah.