Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Nikah

Bab: Penjelasan tentang janda

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ قَالَا أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَيِّمُ أَحَقُّ بِنَفْسِهَا مِنْ وَلِيِّهَا وَالْبِكْرُ تُسْتَأْذَنُ فِي نَفْسِهَا وَإِذْنُهَا صُمَاتُهَا
وَهَذَا لَفْظُ الْقَعْنَبِيِّ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ زِيَادِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْفَضْلِ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ قَالَ الثَّيِّبُ أَحَقُّ بِنَفْسِهَا مِنْ وَلِيِّهَا وَالْبِكْرُ يَسْتَأْمِرُهَا أَبُوهَا قَالَ أَبُو دَاوُد أَبُوهَا لَيْسَ بِمَحْفُوظٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus[1], serta Abdullah bin Maslamah[2], mereka berkata; telah mengabarkan kepada kami Malik[3], dari Abdullah bin Al Fadhl[4] dari Nafi' bin Jubair[5] dari Ibnu Abbas[6], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang janda lebih berhak terhadap dirinya daripada walinya, seorang gadis dimintai izinnya dalam urusan dirinya, dan izinnya adalah diamnya." Lafazh ini adalah lafazh Al Qa'nabi. Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hanbal[7], telah menceritakan kepada kami Sufyan[8], dari Ziyad bin Sa'd[9] dari Abdullah bin Al Fadhl[4] dengan sanad serta maknanya, beliau bersabda: "Seorang janda lebih berhak terhadap dirinya daripada walinya, dan seorang gadis dimintai pertimbangannya oleh ayahnya." Abu Daud berkata; kata "ayahnya" bukanlah sesuatu yang dihafal (dijaga).

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin 'Abdullah bin Yunus bin 'Abdullah bin Qais, At Tamimiy Al Yarbuu'iy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 227 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  2. [2] Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab, Al Qa'nabiy Al Haritsiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 221 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Malik bin Anas bin Malik bin Abi 'Amir, Al Ashbahiy Al Humairiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin Al Fadlol bin Al 'Abbas bin Rabi'ah, Al Hasyimiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  5. [5] Nafi' bin Jubaidr bin Muth'iom bin 'Adiy, An Naufaliy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 99 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  7. [7] Ahmad bin Muhammad bin Hambal bi Hilal bin Asad, Asy Syaibaniy Al Marwaziy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 241 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  8. [8] Sufyan bin 'Uyainah bin Abi 'Imran Maimun, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 198 H, hidup di Kufah, wafat di Marur Rawdz.
  9. [9] Ziyad bin Sa'ad bion 'Abdur Rahman, Al Khurasaniy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  10. [10] Abdullah bin Al Fadlol bin Al 'Abbas bin Rabi'ah, Al Hasyimiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.