Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Nikah

Bab: Wanita yang dilarang untuk disatukan dalam satu perkawinan

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ عَلَى عَمَّتِهَا وَلَا الْعَمَّةُ عَلَى بِنْتِ أَخِيهَا وَلَا الْمَرْأَةُ عَلَى خَالَتِهَا وَلَا الْخَالَةُ عَلَى بِنْتِ أُخْتِهَا وَلَا تُنْكَحُ الْكُبْرَى عَلَى الصُّغْرَى وَلَا الصُّغْرَى عَلَى الْكُبْرَى

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad An Nufaili[1], telah menceritakan kepada kami Zuhair[2], telah menceritakan kepada kami Daud bin Abu Hindun[3], dari 'Amir[4], dari Abu Hurairah[5], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak boleh seorang wanita dinikahi sebagai madu bibinya (saudari ayah), dan seorang bibi dinikahi sebagai madu anak wanita saudara laki-lakinya, dan tidak boleh seorang wanita dinikahi sebagai madu bibinya (saudari ibu) dan seorang bibi sebagai madu bagi anak wanita saudara wanitanya. Dan tidak boleh seorang kakak wanita dinikahi sebagai madu adik wanitanya, dan adik wanita dinikahi sebagai madu kakak wanitanya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Muhammad bin 'Ali bin Nufail, An Nufailiy Al Qudlo'iy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Jazirah.
  2. [2] Zuhair bin Mu'awiyah bin Hudaij, Al Ja'fiy, Abu Khaitsamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 173 H, hidup di Kufah, wafat di Jazirah.
  3. [3] Daud bin Abi Hind Dinar, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 139 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.